Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 23:22:55

Virus telah mengancam organisme hidup sepanjang sejarah evolusi. Pada manusia dan vertebrata lainnya, salah satu mekanisme pertahanan utama tubuh terhadap virus bergantung pada protein yang disebut MAVS. Ketika virus terdeteksi, MAVS membantu mengaktifkan sistem kekebalan tubuh untuk merespons infeksi, dengan cara tertentu mekanisme ini menggunakan taktik menekan mekanisme sistem kekebalan tubuh untuk melawan virus.
Hewan mengaktifkan sistem kekebalan tubuh mereka ketika mendeteksi virus yang menyerang, tetapi anemon laut menggunakan strategi yang berlawanan. Temuan ini menunjukkan bahwa evolusi telah menghasilkan lebih dari satu strategi yang berhasil untuk memerangi virus di kerajaan hewan. Penelitian yang dipimpin oleh mahasiswa PhD Ton Sharoni dan Profesor Yehu Moran di Universitas Ibrani Yerusalem, bekerja sama dengan para ilmuwan dari Universitas North Carolina di Charlotte, telah diterbitkan dalam jurnal Nature Ecology & Evolution.
Anemon laut, hewan laut purba, berpisah dari garis evolusi yang mengarah pada manusia lebih dari 600 juta tahun yang lalu. Sebagai kerabat dekat karang dan ubur-ubur, anemon laut memberikan wawasan berharga bagi para ilmuwan tentang evolusi awal sistem kekebalan tubuh hewan. Selama penelitian mereka, para ilmuwan menemukan protein yang sebelumnya tidak dikenal dan menamakannya CARDIB (CARD Inhibitor Binding protein). Anemon laut Nematostella vectensis telah membantu para ilmuwan menemukan mekanisme resistensi antivirus yang tidak lazim. Awalnya, CARDIB memiliki struktur yang sangat mirip dengan MAVS, sehingga para peneliti percaya bahwa protein ini dapat menjalankan peran antivirus yang serupa seperti pada manusia, namun asumsi itu dengan cepat runtuh.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat