Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 18:34:45

Salah satu kisah hikmah yang perlu diceritakan kepada anak-anak adalah kisah Uwais Al-Qarni, teladan kebaktian seorang anak kepada orang tuanya. Ustadz Abu Ihsan Al Atsaary menjelaskan, kisah ini mengandung pelajaran berharga tentang keutamaan berbakti kepada orang tua sebagaimana dituturkan oleh Usair bin Jabir Radhiyallahu ‘Anhu.
Dalam riwayat tersebut, ketika kafilah dagang dari Yaman datang, Umar bin Khattab bertanya: “Apakah bersama kalian ada orang yang bernama Uwais bin Amir?” Seseorang menjawab: “Ada.” Uwais kemudian dibawa ke hadapan Umar, dan Umar bertanya: “Kamukah Uwais bin Amir yang berasal dari Kabilah Murad, kemudian dari Qarn?” Ia menjawab: “Iya benar.” Umar bertanya lagi: “Apakah kamu pernah menderita kusta lalu sembuh setelah diobati namun tersisa bekasnya seukuran mata uang dirham?” Ia menjawab: “Iya, benar.” Umar kemudian bertanya: “Apakah ibumu masih hidup?”
Umar memberitahukan bahwa ia mendengar Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam bersabda: “Akan datang kepada kalian seorang yang bernama Uwais bin Amir yang berasal dari Murad, kemudian dari Qarn, bersama sejumlah penduduk Yaman. Ia pernah menderita penyakit kusta lalu sembuh, namun tersisa bekasnya seukuran mata uang dirham. Ibunya masih hidup. Dan dia adalah seorang anak yang sangat berbakti kepada ibunya. Andaikata ia bersumpah kepada Allah niscaya Allah akan mengabulkannya. Jika kalian mampu meminta kepadanya maka mintakan ampunan untuk kalian, maka lakukanlah.” Setelah menyampaikan sabda Nabi tersebut, Umar berkata: “Mintakanlah ampunan untukku.” Maka Uwais pun memintakan ampunan untuk Umar.
“Ini luar biasa tawadhu’nya Umar. Ketika mengetahui keutamaan seseorang ia mengakuinya dan tidak segan bertawassul kepada orang shalih dengan minta doa kepadanya. Ini salah satu bentuk tawassul yang dibolehkan,” ungkap dai yang rutin memberi kajian parenting islami ini.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat