Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 01:35:59

Polisi Jerman pada hari Minggu menembak mati Abdul Ballout, tersangka pengemudi mobil yang menabrak kerumunan pawai komunitas LGBTQ di Berlin, sekaligus mengakhiri perburuan selama 24 jam. Warga negara Jerman keturunan Lebanon itu tewas setelah petugas melepaskan tembakan ketika ia diduga hendak menyerang dengan senjata tajam, dan para pejabat menegaskan bahwa semua indikasi menunjukkan serangan tersebut merupakan "serangan teror Islamis".
Ballout merupakan tersangka utama dalam insiden pada Sabtu malam ketika sebuah van menabrak kerumunan peserta acara Berlin Pride di pusat ibu kota Jerman, yang menewaskan satu orang dan melukai 29 lainnya. Penembakan terhadap tersangka terjadi di Spandau, distrik barat laut Berlin, dan polisi menyatakan Ballout meninggal meskipun upaya penyelamatan telah dilakukan.
"Sekitar pukul 18.00 (16.00 GMT), tersangka yang terlibat dalam serangan kemarin di Tiergarten ditemukan di kompleks kebun di Spandau," tulis polisi Berlin di media sosial, seperti dikutip Al Jazeera, Senin (27/7/2026). "Menurut temuan awal, dia berlari ke arah petugas sambil membawa senjata tajam; polisi kemudian melepaskan tembakan. Meskipun upaya resusitasi segera dilakukan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Berlin, dia meninggal di tempat kejadian," imbuh pernyataan polisi.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat