Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 21:20:09

Meta mengakui telah melakukan kesalahan dalam proses restrukturisasi tenaga kerja untuk mendukung strategi pengembangan kecerdasan buatan (AI), tetapi menegaskan akan melanjutkan investasi besar-besaran di teknologi tersebut. Pengakuan ini disampaikan CEO Mark Zuckerberg dalam memo internal kepada karyawan, seiring raksasa teknologi Amerika Serikat itu meningkatkan investasi untuk membentuk kembali seluruh operasinya di sekitar AI.
Menurut Zuckerberg, pesatnya perkembangan AI menciptakan perubahan mendalam di dalam organisasi yang memicu banyak tantangan dalam manajemen sumber daya manusia dan operasional. "Mengingat kompleksitas perubahan ini, kami telah melakukan kesalahan dan hampir pasti akan melakukan lebih banyak kesalahan di masa mendatang," ujarnya, sembari menekankan bahwa Meta berupaya mempertahankan stabilitas maksimal selama masa transisi ini.
Meta menyatakan saat ini tidak memiliki rencana untuk melakukan PHK besar-besaran lebih lanjut tahun ini. Sebaliknya, perusahaan akan memprioritaskan penugasan kembali personel ke posisi baru yang terkait dengan pelatihan AI dan pengembangan model untuk memanfaatkan sumber daya internalnya secara optimal.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat