Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 23:23:49

Konflik dan peperangan masih mendominasi pemberitaan dunia hingga saat ini, memunculkan pertanyaan di kalangan masyarakat khususnya umat Islam mengenai bagaimana Islam memandang peperangan dan benarkah Al-Qur'an memerintahkan umat Islam untuk berperang.
Pertanyaan tersebut kerap menjadi bahan perdebatan, bahkan tidak sedikit yang menjadikan ayat-ayat perang sebagai alasan untuk menuduh Islam sebagai agama yang identik dengan kekerasan, padahal jika ditelusuri secara utuh sejarah turunnya ayat-ayat perang menunjukkan fakta yang sangat berbeda karena Islam yang dibawa Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam adalah agama rahmatan lil 'alamin yang membawa rahmat, keadilan, dan kemaslahatan bagi seluruh alam semesta.
Sejarah mencatat bahwa peperangan telah terjadi jauh sebelum diutusnya Nabi Muhammad SAW, sehingga perang bukanlah ajaran baru dalam Islam, dan yang membedakan adalah Islam menetapkan aturan yang sangat ketat mengenai kapan perang dibolehkan dan bagaimana etika ketika peperangan berlangsung, sebab Al-Qur'an tidak mengajarkan umat Islam memulai peperangan demi perluasan wilayah atau kepentingan duniawi melainkan sebagai bentuk mempertahankan diri dari kezaliman, melindungi kebebasan beragama, serta menjaga keselamatan kaum muslim yang ditindas.
Apa yang dilakukan Rasulullah SAW dalam setiap peperangan bukanlah keputusan berdasarkan hawa nafsu melainkan wahyu dari Allah Ta'ala sebagaimana firman-Nya, "Dan tidaklah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan kepadanya," sehingga setiap keputusan Nabi SAW dalam menghadapi kaum Quraisy memiliki landasan syariat bukan dorongan balas dendam ataupun ambisi kekuasaan.
Dalam Sirah Nabawiyah karya Ibnu Hisyam dijelaskan bahwa selama sekitar 13 tahun berdakwah di Makkah, Rasulullah SAW sama sekali belum diperintahkan mengangkat senjata, dan kaum muslim saat itu hanya diperintahkan untuk berdakwah, bersabar, memaafkan gangguan kaum musyrikin, dan tidak membalas kekerasan dengan kekerasan.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat