Diterbitkan oleh Penulis

Gencatan Senjata AS-Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 5 Persen

Tanggal Terbit: 2026-09-17 11:06:39

Gencatan Senjata AS-Iran Bikin Harga Minyak Anjlok 5 Persen

Harga minyak mentah internasional merosot tajam lebih dari 5% pada perdagangan Senin (27/7/2026) setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran sepakat menghentikan sementara aksi saling serang, usai dua pekan pertempuran sengit yang melumpuhkan pelayaran di Laut Merah dan Selat Hormuz. Minyak acuan Brent turun drastis USD5,70 atau sekitar 5,9% ke level USD91,08 per barel, setelah sempat menyentuh level psikologis di bawah USD90, sementara minyak mentah US West Texas Intermediate (WTI) merosot USD4,80 yang setara 5,4% menjadi USD84,51 per barel.

Penurunan tajam ini menghentikan reli kenaikan harga selama tiga minggu berturut-turut, di mana Brent sempat menyenggol angka USD100 per barel akibat gangguan fatal pada jalur pasokan energi dunia. Sinyal deeskalasi menguat setelah Duta Besar AS untuk PBB, Mike Waltz mengonfirmasi bahwa Presiden Donald Trump memutuskan untuk menunda serangan militer balasan guna memberikan ruang bagi upaya diplomasi. Kendati demikian, para pengamat pasar memperingatkan agar pelaku ekonomi tidak terburu-buru merayakan penurunan harga sesaat ini.

"Pasar tampaknya selalu berburu berita baik dari arena yang sebenarnya tidak memberikan kepastian. Penundaan serangan militer memang tampak seperti perbaikan, namun tidak ada jaminan bahwa minyak akan segera mengalir lancar dari kawasan tersebut," tegas Analis Senior dari PVM, John Evans. Data pelayaran maritim dari Kpler menunjukkan bahwa kurang dari 10 kapal komoditas yang berani melintasi Selat Hormuz per hari selama akhir pekan lalu, dan ketakutan para pemilik kapal tanker untuk melintas masih sangat tinggi.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat