Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 20:34:14

Di hari Jumat umat muslim lazim mengamalkan Surat Al-Kahfi atau membaca Yasin di samping menghidupkan selawat kepada Nabi, namun ternyata masih ada amalan sunnah lain yang memiliki fadhilah dahsyat dan terbilang jarang diketahui kecuali oleh mereka yang terbiasa menghidupkan sunnah Nabi. Dalam Kitab Al-Mawa'izh Al-'Usfuriyah, Syaikh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury menukil hadis dari Abdurrahman bin Zaid bin Aslam bin Mak-hul bahwa Ubaidah bin as-Shomod rodhiyallahu 'anhu berkata, Rasulullah shollallohu 'alaihi wasallam bersabda bahwa barang siapa mandi di hari Jumat dengan niat yang baik maka kulit tubuhnya yang dikenai air akan penuh dengan cahaya, dan seluruh kulit tubuhnya itu akan menjadi cahaya pada Hari Kiamat di tempat pemberhentian seluruh makhluk (Mauqif).
Tubuhnya akan menjadi cahaya yang bersinar di antara makhluk lainnya, kemudian Jumat akan datang dengan menjelma seorang laki-laki yang kepalanya mengenakan mahkota surga, lalu Jumat yang menjelma laki-laki itu berkata "Assalamu'alaika!" dan orang yang mandi itu menjawab "Alaikas Salam!", kemudian ia bertanya "Siapa kamu?" dan dijawab "Aku adalah Jumat dimana kamu pernah mandi, aku adalah Jumat dimana kamu pernah salat dan membaguskan salatmu karena Allah, aku datang untuk memberikan kesaksian untukmu di sisi Allah", lalu Si Jumat memberikan kesaksian untuk orang yang mandi itu di sisi Allah dan orang yang mandi itu masuk surga. Barang siapa mandi di hari Jumat dan memakai pakaiannya kemudian keluar dari rumah untuk menuju salat Jumat, maka Allah akan menulis setiap langkah yang ia langkahkan sebagai ibadah satu tahun yaitu ibadah puasa dan salat, dan ketika ia masuk masjid dan tidak bersenda gurau serta tidak berbicara kecuali kebaikan maka Allah akan mencatatkan baginya kebaikan sebanyak orang yang salat Jumat di masjid tersebut di mana masing-masing salat mereka dihitung 25 kali salat bahkan salat orang yang terakhir datang sekalipun.
Masih dalam riwayat yang sama, barang siapa membaca Surat Al-Kahfi dalam dua rakaat di hari Jumat maka baginya akan ada tiang cahaya dari masjid dimana ia salat Jumat hingga tiang tersebut tembus sampai ke Masjidil Haram di Mekkah, dan yang mengisi tiang itu adalah para Malaikat yang memintakan ampunan untuknya sampai hari Jumat berikutnya, namun apabila ia salat Jumat di Masjidil Haram di Mekkah maka akan bersinar tiang cahaya dari Masjidil Haram yang tembus sampai Baitul Makmur yang berada di langit dengan para malaikat yang memintakan ampunan untuknya sampai hari Jumat berikutnya. Amalan berikutnya adalah salat 4 (empat) rakaat di hari Jumat sebelum khatib naik ke atas mimbar dengan membaca Alhamdulillah sekali dan Surat Al-Ikhlas 50 kali dalam setiap rakaatnya, dan jika ditotal maka ia telah membaca sebanyak 200 kali dalam 4 (empat) rakaat, maka sungguh ia telah memenuhi hak hari Jumat sebagaimana para Malaikat lakukan dan ia tidak akan keluar dari dunia kecuali ia akan melihat tempatnya di surga.
Kemudian ketika ia hendak keluar dari masjid setelah selesai salat Jumat, ia membaca doa berikut maka orang tersebut akan diberi pahala beramal selama 200 tahun, dengan lafaz doanya: اَللّٰهُمَّ إِنِّيْ أَجَبْتُ دَعْوَتَكَ وَصَلَّيْتُ فَرِيْضَتَكَ وَانْتَشَرْتُ كَمَا أَمَرْتَنِيْ فَارْزُقْنِيْ مِنْ فَضْلِكَ الْوَاسِعِ فَإِنَّكَ قَدْ قُلْتَ فِى كِتَابِكَ : إِذَا نُودِيَ لِلصَّلَاةِ مِنْ يَوْمِ الْجُمُعَةِ فَاسْعَوْا إِلَى ذِكْرِ اللهِ، وَقُلْتَ : فَإِذَا قُضِيَتِ الصَّلَاةُ فَانْتَشِرُوْا فِى الْأَرْضِ.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat