Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-22 02:30:00
BYD M6 DM lolos uji jalan Jakarta-Sentul-Serpong dengan mode motor listrik penuh, dan baterainya masih tersisa 33 persen setelah menempuh total 150 kilometer. Hasil ini menjawab keraguan publik soal klaim efisiensi 65 kilometer per liter yang setara konsumsi motor matic, padahal kendaraan ini merupakan MPV tujuh penumpang. SindoNews membawa BYD M6 DM dari Sudirman menuju Sentul, lalu Serpong, dan kembali ke Sudirman dengan total jarak 150 km dalam full mode listrik.
Dari pengujian beberapa media dan mobil berbeda, baterai tersisa 20 persen-30 persen nyaris tanpa konsumsi bensin. Rute pengujian melewati jalanan padat Sudirman, tol Jagorawi yang macet di kecepatan 60 kpj, sampai kontur tanjakan-turunan ringan menuju Sentul, dan motor listrik tetap menjadi penggerak utama di semua kondisi tersebut. Teknologi ini mengandalkan mesin bensin 1.500 cc 4 silinder naturally aspirated dengan teknologi Atkinson cycle sebagai "asisten", bukan penggerak utama, dengan tenaga puncak 72 kW dan torsi 125 Nm.
Mesin bensin tersebut memiliki efisiensi termal 46,06 persen, salah satu yang tertinggi di industri otomotif saat ini. Penggerak sesungguhnya adalah motor listrik EHS 5.0 yang berputar sampai 15.000 rpm, terintegrasi dalam sistem kontrol 7-in-1 dengan kemampuan komputasi chip naik 146 persen. Gabungan keduanya menghasilkan total tenaga sekitar 207 hp dengan akselerasi 0-100 km/jam dalam 9,1 detik.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat