Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 11:26:26

Selebrasi sujud menjadi viral di Piala Dunia 2026 sepakbola ini, banyak pemain atau tim dari negara muslim melakukan selebrasi sujud tersebut ketika mencetak gol bahkan merayakan kemenangan timnya. Rasulullah Shallallahu Alaihi Wassalam sangat menyukai gerakan sujud. Makna dari gerakan sujud menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sujud memiliki arti berlutut serta meletakkan dahi ke lantai (misalnya pada waktu salat) sambil membaca tasbih; pernyataan hormat dengan berlutut serta menundukkan kepala sampai ke tanah. Secara bahasa, sujud berasal dari sajada-sujudan yang memiliki arti membungkuk dengan khidmat, meletakkan kening di atas permukaan bumi, merendahkan diri dengan maksud memberikan penghormatan, dan sujud dapat memiliki arti sebagai upaya merendahkan atau menghinakan diri di hadapan sesuatu yang kita hormati.
Secara terminologi, sujud adalah pernyataan ketaatan seorang hamba kepada Allah Swt. Tata cara pelaksanaan sujud dengan meletakkan kedua kaki, kedua lutut, kedua tangan, dan muka di atas tanah (lantai) serta menghadap ke arah kiblat, dengan posisi secara sempurna menempelkan dahi, hidung, kedua telapak tangan, lutut, serta ujung jari kaki dan memberikan jarak kedua kaki dengan posisi sedikit terbuka. Dalam buku Penuntun Praktis Shalat Sudah Benarkan Shalat Kita (2013:248) karya Ustadz Agus Arifin, makna dari gerakan sujud atau meletakkan kening di atas permukaan bumi adalah salah satu bentuk amalan yang memiliki inti sebagai bentuk merendahkan diri untuk menghormati. Al-Quran menggunakan kata ‘sujud’ untuk perbuatan sujud, baik gerakan sujud oleh manusia, malaikat, maupun oleh makhluk lainnya, seperti matahari, bulan, bintang, dan pepohonan, di mana dalam sujud setiap makhluk merendahkan diri dan meninggikan Allah, satu-satunya zat yang pantas disembah.
Tsaubah menjelaskan, Rasulullah bersabda: “Hendaklah engkau memperbanyak sujud (perbanyak salat) kepada Allah. Karena tidaklah engkau memperbanyak sujud karena Allah melainkan Allah akan meninggikan derajatmu dan menghapuskan dosamu.” (HR. Muslim no. 488). Walaupun sujud merupakan gerakan dengan posisi terendah, namun sujud memiliki posisi terdekat antara seorang hamba dengan Allah SWT, sebagaimana Rasulullah bersabda, “Sedekat-dekatnya seorang hamba dengan Rabb-Nya adalah dalam keadaan dia sujud.” (HR. Muslim no.482). Gerakan sujud adalah di mana dahi menyentuh bumi, sebagai bentuk tunduk patuh kepada Allah, dan tidak untuk zat lain apalagi orang tertentu, sehingga menjadi dekat dengan Tuhan menjadi keutamaan penting dalam sujud. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Momentum terdekat seorang hamba dan Tuhannya adalah ketika sujud. Oleh karena itu, perbanyaklah doa saat itu,” (HR Muslim, Abu Dawud, An-Nasa’i). Dari sini bisa dilihat bahwa makna dari gerakan sujud yaitu bentuk seorang hamba memasrahkan diri kepada Allah, bentuk tunduk patuh kepada Allah yang menunjukkan diri kita adalah makhluk yang rendah dan tidak berdaya tanpa bantuan Allah, sehingga sujud menjadi makna upaya kita mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat