Diterbitkan oleh Penulis

5 Adab Bertetangga dalam Islam Lengkap Dalilnya

Tanggal Terbit: 2026-09-16 19:54:22

5 Adab Bertetangga dalam Islam Lengkap Dalilnya

Ajaran tentang adab bertetangga dijelaskan dalam Al-Qur'an, hadis Nabi Muhammad SAW, hingga nasihat para ulama, sehingga menjaga hubungan baik dengan tetangga bukan sekadar etika sosial, tetapi juga bagian dari ibadah kepada Allah SWT. Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa tetangga adalah rumah-rumah yang berada di sekitar tempat tinggal seseorang, dan meski ada riwayat yang menyebut batas 40 rumah dari empat penjuru, para ulama menilai riwayat tersebut lemah sehingga penentuan siapa yang disebut tetangga dikembalikan kepada kebiasaan atau adat masyarakat setempat ('urf). Yang terpenting, Islam memberikan pedoman yang jelas tentang bagaimana seorang muslim harus memperlakukan orang-orang yang tinggal di sekitarnya, dan berikut adab-adab bertetangga yang harus diperhatikan kaum muslimin.

Adab pertama adalah menghormati dan memuliakan tetangga, karena Islam memerintahkan setiap muslim untuk bersikap demikian sebagai kunci terciptanya kehidupan yang rukun dan damai di tengah masyarakat. Rasulullah SAW bersabda: "Barang siapa beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya." (HR Bukhari dan Muslim). Menghormati tetangga dapat diwujudkan dengan berbagai cara, di antaranya tidak membuka atau menyebarkan aib tetangga, tidak mencampuri urusan pribadi mereka selama tidak melanggar syariat maupun merugikan orang lain, serta berkomunikasi dengan sopan dan menjaga tutur kata.

Adab kedua adalah berbuat baik kepada tetangga, yang merupakan perintah Allah SWT sebagaimana ditegaskan dalam Surah An-Nisa ayat 36 yang memerintahkan kaum muslimin untuk berbuat baik kepada orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, serta tetangga dekat maupun tetangga jauh. "Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Berbuat baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak yatim, orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh..." (QS An-Nisa: 36), dan dalam hal ini seorang muslim tidak boleh membedakan perlakuan terhadap tetangga karena status sosial. Adab ketiga adalah gemar berbagi dan menghargai pemberian tetangga, karena Islam sangat menganjurkan berbagi makanan kepada tetangga yang selain mempererat silaturahmi juga menjadi bentuk kepedulian sosial.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat