Diterbitkan oleh Penulis

Menekraf Resmikan Creative Beauty Ecosystem Center di Malang

Tanggal Terbit: 2026-09-16 20:22:50

Menekraf Resmikan Creative Beauty Ecosystem Center di Malang

Industri kecantikan tidak lagi hanya berfokus pada produksi dan penjualan kosmetik, melainkan kini semakin terhubung dengan teknologi, produksi konten digital, pemberdayaan talenta kreatif, hingga praktik bisnis inklusif. Gambaran tersebut terlihat dalam pengembangan Creative Beauty Ecosystem Center di Malang, Jawa Timur, yang diresmikan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah unit bisnis J99 Corp pada Kamis (30/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, PT Kosmetika Cantik Indonesia diperkenalkan sebagai pusat ekosistem industri kecantikan yang mengintegrasikan proses bisnis, teknologi, produksi konten, pemasaran digital, dan distribusi produk.

Kawasan ini berada di kantor pusat MS GLOW dan terhubung dengan garasi unit transportasi Juragan 99 Trans, sehingga integrasi tersebut diharapkan dapat mempertemukan industri kecantikan dengan sektor kreatif dan pariwisata. Menurut Teuku Riefky, pengembangan industri kecantikan perlu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi tenaga kerja, kreator, pelaku usaha, dan masyarakat di sekitarnya. “Apa yang dilakukan Mas Gilang dan Mbak Shandy bukan hanya menjadi kebanggaan perusahaan, tetapi juga menjadi kebanggaan bangsa. Yang dibangun bukan hanya bisnis untuk kepentingan sendiri, melainkan sebuah ekosistem yang memberikan manfaat dan dampak ekonomi bagi begitu banyak orang,” ujar Teuku Riefky.

Ia menilai perkembangan industri kecantikan menunjukkan bahwa sektor tersebut telah menjadi bagian penting dari ekonomi kreatif nasional. “Ini adalah contoh nyata bagaimana industri kecantikan berkembang menjadi bagian penting ekonomi kreatif nasional,” lanjutnya. Industri kecantikan memang memiliki keterkaitan dengan banyak subsektor kreatif, di mana sebuah produk membutuhkan riset, desain kemasan, fotografi, videografi, pemasaran, komunikasi digital, hingga jaringan distribusi sebelum sampai ke tangan konsumen. Rangkaian proses tersebut membuka peluang bagi beragam profesi, termasuk ahli teknologi, desainer grafis, pembuat konten, penata rias, pembawa acara siaran langsung, dan tenaga logistik.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat