Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 04:12:19

SEMARANG - BYD M6 DM menuntaskan uji rute campuran di Jawa Tengah dengan hasil konsumsi bahan bakar menembus lebih dari 92 kilometer per liter, menggabungkan tol, tanjakan sedang, hingga kemacetan kota dalam satu perjalanan. Setelah menjajal jalur datar Jakarta dan tanjakan curam Medan, kali ini BYD menempatkan M6 DM dalam skenario campuran: dari pusat Kota Semarang menuju kaki Gunung Merbabu. Rute ini menyusuri Semarang menuju Salatiga, memutar lewat Bawen, sebelum kembali ke Semarang, melintasi kombinasi jalan tol dan tanjakan-turunan berkarakter sedang menuju kawasan kaki Gunung Merbabu.
Berbeda dari uji sebelumnya yang berfokus pada satu karakter jalan (Jakarta untuk perkotaan-tol datar, Medan untuk tanjakan pegunungan), rute Semarang dirancang merepresentasikan perjalanan antarkota di Jawa Tengah yang mencampur kepadatan lalu lintas kota, ruas tol, dan elevasi yang terus meningkat dalam satu perjalanan. Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia Luther Panjaitan menyebut karakter geografis Semarang tepat untuk menguji kemampuan sistem DM dalam kondisi nyata. "Melalui rute ini kami ingin menunjukkan bagaimana teknologi DM mampu beradaptasi secara cerdas terhadap berbagai kondisi perjalanan," ujarnya.
Di ruas perkotaan Semarang, karakter berkendara tercatat senyap dengan respons akselerasi instan layaknya mobil listrik. Begitu memasuki jalur menuju Salatiga dan Merbabu dengan elevasi yang terus naik, sistem Dual Mode secara otomatis mengombinasikan kerja motor listrik dan mesin bensin agar tenaga tetap optimal, dengan perpindahan tenaga yang berlangsung tanpa hentakan. Dari 11 unit yang diuji di rute Semarang, hasil mencatatkan konsumsi mencapai lebih dari 92 kilometer per liter untuk menempuh rute sekitar 150 km. Rata-rata dari seluruh 11 unit menunjukkan penggunaan baterai di kisaran 13,7-14,5 kWh dengan rata-rata 14,1 kWh, angka tertinggi di antara tiga kota yang sudah diuji.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat