Diterbitkan oleh Penulis

Pentagon Diam-diam Ubah Data Korban Perang Iran

Tanggal Terbit: 2026-09-17 00:57:32

Pentagon Diam-diam Ubah Data Korban Perang Iran

Pentagon memperbarui basis data korban perangnya pada hari Sabtu dengan mencatat lebih dari 140 korban luka tambahan serta mengembalikan empat tentara yang tewas akibat serangan Iran pekan lalu, di tengah meningkatnya pertanyaan tentang kurangnya transparansi atas jumlah korban perang yang dilaporkan. Sistem Analisis Korban Pertahanan atau DCAS juga menampilkan kategori pelacakan baru bernama "Operasi Luar Negeri" untuk korban tewas dan luka-luka mulai 7 Juli.

Ketika data Pentagon yang baru digabungkan dengan total terbaru untuk Operasi Epic Fury, sebanyak 18 tentara telah tewas dan 624 lainnya terluka sejak AS melancarkan perang melawan Iran pada 28 Februari. Jumlah korban luka-luka tersebut merupakan peningkatan signifikan dari puncak sebelumnya yang mencapai 482 korban sebagaimana diamati oleh CNN pekan lalu. Pentagon mendapat sorotan tajam dari media dan anggota parlemen pekan lalu ketika jumlah korban tewas dan luka-luka justru menurun dalam sistem DCAS sementara serangan Iran terus berlanjut.

Dua belas anggota parlemen Demokrat di Komite Angkatan Bersenjata Senat mengirimkan surat kepada Menteri Pertahanan Pete Hegseth pada hari Kamis untuk meminta jawaban tentang apa yang menyebabkan perubahan data tersebut. Pejabat sementara sekretaris pers Departemen Pertahanan, Joel Valdez, bersikeras dalam unggahan media sosial pada hari Kamis bahwa penurunan jumlah korban disebabkan oleh "gangguan data sementara di situs web DCAS." CNN sebelumnya mengamati gangguan data yang menyebabkan fluktuasi jumlah korban jiwa saat memantau situs DCAS setiap menitnya pekan lalu.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat