Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 00:54:16

Sekitar 49.000 migran ilegal dari Maroko memasuki wilayah kantong Spanyol di Afrika Utara,Ceuta, dalam beberapa hari terakhir, menurut perkiraan awal yang dirilis Jumat (31/7/2026) dan dilaporkan oleh kantor berita EFE serta Anadolu. Angka tersebut merupakan perkiraan sementara karena sumber pemerintah menyatakan belum ada angka resmi yang dikeluarkan.
Lembaga penyiaran publik RTVE melaporkan pemerintah telah mengkonfirmasi angka perkiraan tersebut, sementara harian Spanyol El Pais menyebut lonjakan itu mewakili peningkatan hampir 50% dalam populasi wilayah kantong yang secara resmi berjumlah lebih dari 80.000 jiwa. Ribuan migran yang masuk secara ilegal dalam beberapa jam terakhir dilaporkan mulai kembali ke Maroko, dan situasi di perbatasan mulai kembali normal dengan jumlah yang meninggalkan wilayah jauh lebih banyak daripada yang masuk.
Kepolisian melaporkan 27 jenazah ditemukan pada siang hari Jumat, sebagian besar di antaranya tenggelam saat mencoba berenang menyeberang, menurut pemberitaan El Pais.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat