Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 23:24:15

Surat Al Fatihah merupakan induk dari seluruh surat yang ada di Al Qur'an, bahkan makna Al-Qur'an terangkum dalam 7 ayat yang terkandung di dalamnya. Surat yang termasuk golongan surat Makkiyah ini mengusung pujian kepada Allah sekaligus membawa pesan kepada hamba-Nya agar ikhlas dalam beribadah, sebagaimana dijelaskan Imam Ibnu Katsir, Jalaluddin Al Mahally, dan Jalaluddin As Suyuthi dalam Tafsir Ibnu Katsir & Jalalain: Referensi Shahih.
Ayat-ayat Al Qur'an dalam surat ini juga menyinggung hari pembalasan. Imam Ibnu Katsir, Jalaluddin Al Mahally, dan Jalaluddin As Suyuthi menafsirkan bahwa hal itu ditujukan agar hamba-Nya dapat memohon dan merendahkan diri kepada-Nya. Oleh karena itu, surat Al Fatihah disebut mengusung dua isi utama yakni targib (anjuran) dan tarhib (peringatan), di mana targib berbentuk mengarahkan manusia untuk mengerjakan amal shaleh dan tarhib dalam mengikuti jalan yang diridhoi oleh Allah SWT.
Sebagaimana yang tertulis dalam Al Qur'an, ayat pertama Al Fatihah merupakan bacaan Basmalah yang artinya: Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang. Terdapat perbedaan pendapat mengenai tafsir surat Al Fatihah ayat pertama ini, karena biasanya kalimat basmallah merupakan pemisah antar surat, sebagaimana diriwayatkan Abu Daud dari Ibnu Abbas r.a bahwa Rasulullah tidak mengetahui pemisah surat sehingga diturunkanlah bismillahirrahmanirrahim. Ibnu Abbas mengemukakan sebagaimana yang telah diriwayatkan oleh Abu Daud, "Barangsiapa yang berpandangan bahwa ia termasuk Fatihah, berarti ia berpendapat bahwa membacanya harus zahir dalam sholat, dan orang yang tidak berpendapat demikian, berarti membacanya secara sir (tidak keras)."
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat