Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 21:28:24

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) merespons kritik dari Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra serta Menteri HAM Natalius Pigai terkait sayembara penangkapan begal dengan hadiah Rp5 juta hingga Rp50 juta. Dedi mengaku tidak mempermasalahkan kritik yang ditujukan kepadanya, dan menilai kritik tersebut muncul karena adanya kesalahpahaman terhadap tujuan sayembara yang ia inisiasi. “Ya tidak ada masalah lah, orang mengkritik saya boleh kan, kan saya biasa dikritik. Tetapi saya selalu (klarifikasi) karena ada salah persepsi dan salah informasi,” kata Dedi di Bandung, Rabu (29/7/2026).
Ia menjelaskan, sayembara tersebut bukan untuk mendorong masyarakat melakukan tindakan di luar hukum. Sebaliknya, kebijakan itu justru bertujuan mencegah aksi main hakim sendiri terhadap pelaku kejahatan. Dedi menegaskan bahwa program ini dirancang agar warga menyerahkan pelaku begal kepada aparat berwenang, bukan menindak secara langsung di lapangan.
Melalui klarifikasi ini, Dedi berharap publik memahami maksud sebenarnya dari kebijakan tersebut sehingga tidak terjadi salah tafsir yang berujung pada polemik berkepanjangan. Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendengarkan masukan dari berbagai pihak demi menyempurnakan program yang tengah berjalan di Jawa Barat.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat