Diterbitkan oleh Penulis

Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun, Bukti Allah Tutup Aib

Tanggal Terbit: 2026-09-16 20:06:21

Kisah Nabi Musa dan Pendosa 40 Tahun,<strong></strong> Bukti Allah Tutup Aib

Gus Musa Muhammad membagikan sebuah kisah menyentuh tentang bagaimana Allah selalu menutupi aib hamba-Nya selama hamba tersebut tidak membuka aibnya sendiri kepada orang lain. Kisah ini bermula ketika Bani Israil ditimpa musim kemarau berkepanjangan, lalu mereka berkumpul mendatangi Nabi Musa 'alaihissalam dan memohon, "Ya Kaliimallah, berdoalah kepada Rabbmu agar Dia menurunkan hujan kepada kami!"

Nabi Musa as pun berangkat bersama 70.000 kaumnya menuju padang yang luas. Mereka berdoa dalam keadaan lusuh, penuh debu, haus, dan lapar. Nabi Musa memanjatkan doa: "Ilaahi! Asqinaa ghaitsak, Wansyur 'alaina rahmatak. Warhamnaa bil athfaal ar rudhdha' wal bahaaim ar rutta', wal masyaayikh ar-rukka'." Artinya: "Ya Tuhanku, turunkanlah hujan kepada kami, tebarkanlah rahmat-Mu kepada kami, kasihilah kami demi anak-anak yang masih menyusui, hewan ternak yang merumput, dan para orang tua yang rukuk kepada-Mu." Namun langit tetap terang benderang dan matahari bersinar terik menyengat. Nabi Musa kembali berdoa, "Ilaahi.. Asqinaa."

Allah kemudian menjawab melalui wahyu: "Wahai Musa, bagaimana Aku akan menurunkan hujan kepada kalian sedangkan di antara kalian ada seorang hamba yang bermaksiat sejak 40 tahun yang lalu. Umumkanlah di hadapan manusia agar dia berdiri di hadapan kalian semua. Karena dialah, Aku tidak menurunkan hujan untuk kalian." Mendengar perintah itu, Nabi Musa berseru di tengah kaumnya, "Wahai hamba yang bermaksiat kepada Allah sejak 40 tahun, keluarlah ke hadapan kami, karena engkaulah hujan tak kunjung turun."

Seorang laki-laki melirik ke kanan dan ke kiri, namun tak seorang pun yang keluar. Saat itu ia sadar bahwa dirinyalah orang yang dimaksud. Ia bergumam dalam hati, "Kalau aku keluar ke hadapan manusia, maka akan terbuka rahasiaku. Kalau aku tidak berterus terang, maka hujan pun tak akan turun." Kisah ini menjadi pengingat bahwa Allah Maha Menutupi aib hamba-Nya, dan ujian tersebut menjadi pelajaran besar tentang kejujuran dan pertobatan.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat