Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 12:30:26

PT Prime Agri Resources Tbk resmi meluncurkan identitas korporasi terbarunya di Jakarta, sebuah momentum penting yang menandai transformasi perusahaan menjadi platform agribisnis yang lebih terintegrasi dan berorientasi masa depan. Mengusung tema "From Plantation to Platform, From Essentials to Answers," peluncuran ini menegaskan ambisi Prime Agri Resources untuk melampaui produksi komoditas konvensional dengan membangun ekosistem terhubung yang memperkuat ketertelusuran, efisiensi operasional, dan ketahanan jangka panjang di seluruh rantai pasok.
"Dengan mengintegrasikan seluruh rantai pasok, kami membangun ekosistem operasional yang memastikan efisiensi menyeluruh dan optimalisasi produktivitas. Platform yang terintegrasi ini memungkinkan kami menjembatani asal dan hasil produksi secara langsung, serta mentransformasikan jaringan petani kami menjadi penggerak pertumbuhan global yang tangguh dan terukur," ujar Budi Setiawan Halim, CEO Prime Agri Resources. Berdasarkan data pemerintah, pada tahun 2025 Indonesia memegang peran dominan dalam rantai pasok kelapa sawit global, dengan total produksi minyak sawit (CPO dan PKO) mencapai 56 juta ton serta total ekspor berbagai produk olahan sawit sebesar 32 juta ton.
Sementara itu, menurut data Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), nilai ekspor kelapa sawit pada tahun 2025 tercatat mencapai US$36 miliar atau sekitar Rp590 triliun, menjadikan kelapa sawit sebagai komoditas strategis nasional yang memberikan kontribusi signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Di saat yang sama, industri ini terus berkembang seiring meningkatnya ekspektasi global terhadap keberlanjutan, transparansi, akuntabilitas karbon, serta penciptaan nilai tambah hilir, sehingga model operasional terintegrasi menjadi semakin relevan sebagai pendekatan yang mampu mendukung keseimbangan antara produktivitas, kepatuhan, dan daya saing jangka panjang.
Prime Agri Resources saat ini beroperasi dengan kapabilitas terintegrasi di bidang perkebunan, pengolahan, distribusi, serta penelitian dan pengembangan. Dalam mendukung keberlanjutan operasional dan pengembangan ekonomi masyarakat sekitar, Perseroan menjalin kemitraan dengan sejumlah besar petani melalui pola plasma. Sejak menjadi perusahaan terbuka pada tahun 2007, Perseroan terus memperluas dan memperkuat operasional perkebunannya di berbagai wilayah Indonesia, dengan kehadiran yang semakin berkembang di Sumatra dan Kalimantan.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat