Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 05:02:31

SpaceX resmi melantai di bursa Nasdaq pada 12 Juni dengan kode saham SPCX dalam IPO terbesar sepanjang sejarah, namun harga sahamnya baru sepekan sudah anjlok lebih dari 20 persen dari puncaknya. Harga perdana ditetapkan 135 dolar AS per saham dengan dana terkumpul 75 miliar dolar dan valuasi langsung mencapai 1,75 triliun dolar.
Dua hari pertama perdagangan, saham sempat melesat menyentuh USD225,64 dan nilai pasar tembus USD2 triliun, membawa SpaceX masuk lima besar perusahaan paling berharga di dunia. Namun pada Kamis lalu, saham turun 6,5 persen menjadi USD178,50 dolar setelah sehari sebelumnya sudah turun hampir 5 persen. Meski demikian, investor yang masuk saat IPO masih untung karena harga sekarang masih sekitar 30–37 persen di atas USD135, dengan nilai pasar perusahaan kini sekitar USD2,52 triliun dolar — bila penurunan berlanjut, lebih dari USD150 miliar bisa menguap dalam sehari.
"Aksi ambil untung seperti ini tidak mengejutkan," kata analis IPOX Schuster, Kat Liu, mengingat besarnya IPO dan kuatnya performa awal. Saham perusahaan antariksa lain ikut tertekan: Rocket Lab dan Planet Labs turun sekitar 3 persen, AST SpaceMobile 7 persen, dan Intuitive Machines 3 persen. Investor ritel sempat borong agresif lebih dari 300 juta dolar dalam tiga sesi, tapi pada Kamis hanya tercatat USD9,1 juta berdasarkan data Vanda Research. Volatilitas ini dipicu float publik yang kecil dan valuasi yang tinggi — kombinasi yang menjadi resep gejolak dan membuat analis ragu.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat