Diterbitkan oleh Penulis

Rapor Penjualan Wuling Satu Dekade, Mampukah Aira Kembali Berjaya?

Tanggal Terbit: 2026-09-17 04:36:02

Rapor Penjualan Wuling Satu Dekade,<strong></strong> Mampukah Aira Kembali Berjaya?

Wuling Motors mengambil langkah berani merombak lini produknya sebagai pertaruhan besar di tengah sengitnya gempuran rival senegara di pasar otomotif Indonesia. Dominasi Wuling di segmen elektrifikasi kini menghadapi ujian terberat, memaksa pabrikan yang dulu memimpin pasar tanpa hambatan itu merombak strategi demi bertahan dari agresi kompetitor asal China lainnya. Berdasarkan data pergeseran minat konsumen, Wuling mempercepat inovasi dengan menyiapkan lini produk baru.

Rekam jejak 10 tahun terakhir membuktikan transformasi Wuling dari mobil bensin konvensional (ICE) menuju elektrifikasi, sebelum akhirnya terdesak rival. Pada 2017, awal mula berekspansi, Wuling mencatat penjualan ritel dan wholesales 3.268 unit (pangsa pasar 0,3%) lewat andalan tunggal Confero. Pada 2018-2019, rilis Cortez dan Formo mendorong ritel ke 15.162 unit, dan puncaknya di 2019, Almaz mengangkat ritel jadi 21.112 unit (pangsa pasar 2,0%). Memasuki 2020-2021, ritel 2020 anjlok 54,9% ke 9.523 unit akibat pandemi, namun insentif PPnBM 2021 memicu lonjakan wholesales 288,5% ke 25.546 unit dengan total kumulatif 4 tahun menembus 60.000 unit.

Memasuki 2022, era elektrifikasi dimulai ketika Air EV debut mencetak 8.053 unit (Agustus–Desember), mendominasi 77,98% lini EV Wuling dan 68,7% pangsa BEV nasional. Capaian tersebut menjadi fondasi penting bagi Wuling dalam menghadapi persaingan yang semakin ketat di pasar kendaraan listrik Indonesia.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat