Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 11:34:16

Iran akan menerima pengiriman awal hingga 400 sistem pertahanan udara portabel buatan China dalam beberapa minggu mendatang, demikian laporan kantor berita Reuters yang mengutip tiga sumber yang mengetahui masalah tersebut. Akuisisi yang diperkirakan bernilai antara USD60 juta dan USD70 juta ini merupakan salah satu upaya paling signifikan Teheran untuk meningkatkan kemampuan pertahanan udara jarak pendeknya setelah diluncurkannya perang AS dan Israel terhadap negara tersebut. Serangan AS dan Israel telah mengungkap kerentanan dalam kemampuan Iran untuk melindungi infrastruktur penting dan pangkalan militer.
Reuters melaporkan kontrak tersebut mencakup pembelian 300 hingga 400 sistem pertahanan udara portabel (MANPADS), khususnya yang melibatkan rudal QW-12 dan FN-16 buatan China. Kesepakatan tersebut diselesaikan dengan Zhongqing Baoshang International Investment, entitas yang berbasis di Hong Kong yang diidentifikasi oleh sumber sebagai perantara yang menghubungkan pejabat Iran dengan produsen pertahanan China.
Sementara itu, militer AS mengatakan telah melancarkan serangan udara bersama pasukan Saudi terhadap kelompok-kelompok yang "bersekutu dengan Iran" di Irak, menuduh mereka menargetkan personel AS dan infrastruktur energi Saudi atas perintah IRGC. Arab Saudi telah mengkonfirmasi serangan udara gabungan tersebut, menggambarkannya sebagai operasi "pertahanan diri" setelah serangan drone terhadap fasilitas minyaknya.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat