Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 18:23:50

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk bersiap menghadapi musim kemarau yang beriringan dengan fenomena El Nino tahun ini, termasuk memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dan pengisian waduk-waduk.
Instruksi tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin rapat terbatas bersama sejumlah anggota Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, pada Selasa (28/7/2026), dengan tujuan menjaga ketersediaan air dan mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa pihaknya akan memperkuat dukungan menghadapi musim kemarau yang bertepatan dengan El Nino melalui upaya menjaga ketersediaan air di waduk serta operasi modifikasi cuaca. “Jadi ada dua, yaitu terkait dengan ketersediaan air melalui waduk-waduk, pengisian waduk dengan modifikasi cuaca dan sebagainya. Juga dengan, untuk mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan melalui pembasahan dari lahan-lahan yang mudah terbakar ini melalui modifikasi cuaca. Tadi diperkuat banyak tentang modifikasi cuaca,” jelasnya.
Faisal menambahkan bahwa terdapat enam provinsi yang menjadi fokus utama pelaksanaan operasi modifikasi cuaca, yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Operasi tersebut akan dilakukan secara berkala untuk menjaga kelembapan lahan gambut agar tidak mudah terbakar.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat