Diterbitkan oleh Penulis

Kisah Nabi Yunus 40 Hari dalam Perut Ikan dan Pelajaran Sabar

Tanggal Terbit: 2026-09-17 12:10:15

Kisah Nabi Yunus 40 Hari dalam Perut Ikan dan Pelajaran Sabar

Kisah para nabi yang terjadi di bulan Muharram salah satunya dialami Nabi Yunus Alaihisallam yang digambarkan sebagai nabi pemarah hingga akhirnya dihukum Allah dalam perut ikan. Allah SWT kemudian mengampuninya dan mengeluarkan Yunus dari perut ikan laksana seorang bayi pada 10 Muharram, setelah Nabi Yunus sempat menginap dalam perut ikan selama 40 hari. Sebelum mendapatkan teguran dari Allah SWT, Nabi Yunus as meninggalkan kaumnya dalam keadaan marah karena tak mampu bersabar atas sikap umatnya yang suka membangkang, bahkan berencana mengakhiri hidupnya dengan menyeburkan diri ke dalam laut.

Ketidaksabaran Nabi Yunus dalam berdakwah ini disampaikan Allah kepada Nabi Muhammad SAW sebagaimana termaktub dalam surat Al-Qalam ayat 48-50: "Maka, bersabarlah kamu (hai Muhammad) terhadap ketetapan Tuhanmu dan janganlah kamu seperti orang yang berada dalam (perut) ikan ketika ia berdosa dan sedang dalam keadaan marah (kepada kaumnya). Kalau sekiranya ia tidak segera mendapat nikmat dari Tuhannya, benar-benar ia dicampakkan ke tanah tandus dalam keadaan tercela. Lalu, Tuhannya memilihnya dan menjadikannya termasuk orang-orang yang saleh." Melalui kisah Nabi Yunus, Allah SWT mengajarkan manusia untuk senantiasa bersabar dan memohon ampun serta petunjuk kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya dalam QS Al-Shaffat ayat 143-144: "Maka, kalau sekiranya dia (Yunus) tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit."

Maksud kalimat "orang-orang yang banyak mengingat Allah" dalam ayat tersebut adalah orang-orang yang banyak salat, dan Yunus adalah orang yang memperbanyak salat di waktu senang maka Allah SWT menyelamatkannya di waktu kesempitan dengan meratapi segala kesalahannya dan memohon ampun. Al-Tabari dalam bukunya berjudul "Tarikh al-Rusul wa al-Muluk" menceritakan kisah Nabi Yunus AS disampaikan Ibnu Mas'ud bahwa Yunus telah memperingatkan umatnya dengan azab dan mengatakan azab itu akan menimpa mereka dalam tiga hari, lalu mereka memisahkan setiap ibu dari anak-anaknya dan pergi meminta pengampunan Allah agar azab dibatalkan. Yunus pergi lebih awal menantikan azab tetapi tidak menyaksikan apa pun, dan karena seorang pembohong tanpa bukti jelas biasanya dihukum mati pada masa itu, Yunus pergi dengan marah sebagaimana disebut dalam QS al-Anbiya ayat 87 yang mengacu pada kegelapan perut ikan paus, kegelapan malam, dan kegelapan laut. Sedangkan Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Nabi SAW bersabda: Ketika Allah menginginkan Yunus ditahan di perut ikan paus, Allah memerintahkan ikan paus, "Bawa dia, tapi jangan melukai tubuhnya dan jangan mematahkan tulangnya."

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat