Diterbitkan oleh Penulis

Bulan Baik Menikah Menurut Islam dan Dalilnya

Tanggal Terbit: 2026-09-17 00:18:35

Bulan Baik Menikah Menurut Islam dan Dalilnya

Semua bulan dalam Islam sejatinya baik untuk menikah selama tidak melanggar syariat, namun terdapat bulan-bulan tertentu yang sangat dianjurkan untuk melangsungkan pernikahan seperti bulan Ramadan dan bulan Syawal. Cara terbaik pernikahan dalam Islam adalah dilaksanakan secepatnya, dan membina rumah tangga harus dimohonkan berkah kepada Allah Subhanahu wa ta'ala agar nantinya menjadi keluarga yang takwa dan bekerja sama dalam ketaatan.

Dalil anjuran menikah di bulan Syawal terdapat dalam riwayat Aisyah radhiyallahu'anha yang menyatakan, "Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam menikahiku pada bulan Syawal dan mengadakan malam pertama dengan aku di bulan Syawal. Manakah istri beliau yang lebih mendapatkan perhatian selain aku?" Salah seorang perawi mengatakan, "Aisyah menyukai jikalau suami melakukan malam pertama di bulan Syawal." (HR. Muslim, An-Nasa'i, dan yang lain). Imam Ibnu Katsir rahimahullah dalam kitabnya 'Al-Bidayah wan Nihayah, 3/235' menjelaskan bahwa Rasulullah menikahi Aisyah untuk membantah keyakinan salah sebagian masyarakat yang tidak suka menikah di antara dua 'ied karena khawatir terjadi perceraian, padahal keyakinan tersebut tidaklah benar.

Aisyah sendiri sangat menyarankan para wanita muslimah melangsungkan pernikahan di bulan Syawal agar tidak serupa dengan masyarakat Jahiliyah, meskipun sebagian umat muslim masih enggan menikah di bulan Ramadan karena khawatir kewajiban puasa terganggu dan syahwat mengalahkan kedua pengantin pada siang hari. Untuk akad nikah, disarankan dilangsungkan pada hari Jumat karena lebih istimewa dari hari lainnya, berdasarkan hadis: "Ya Allah berkahilah umatku di pagi harinya" (dihasankan oleh at-Tirmidzi). Keterangan ini mengartikan disunnahkan akad nikah dilakukan pada bulan Syawal, begitu pula dukhul atau berhubungan dengan istri diharapkan dilakukan pada bulan Syawal berdasarkan hadis Aisyah.

Menikah di bulan Safar dan bulan Zulhijjah juga tidak ada masalah, dan umat muslim dipersilahkan melangsungkan pernikahan di bulan apa saja asalkan tidak melanggar syariat. Anggapan bahwa menikah di bulan Safar akan mendatangkan bencana dan tidak mendapat berkah saat menjalani rumah tangga adalah anggapan yang salah, sebab Islam justru menyarankan bulan paling baik untuk menikah adalah dilakukan secepatnya.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat