Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 22:24:14
Mazda Indonesia menegaskan kolaborasi dengan AutoExe di GIIAS 2026 bukan sekadar mempercantik tampilan, melainkan mengubah cara pengemudi merasakan mobilnya. Dunia modifikasi mobil biasanya berhenti pada dua hal: tenaga mesin dan tampilan luar, namun AutoExe memilih jalan lain dengan merancang produknya berdasarkan filosofi Street Best Tuning. Pendekatan ini tidak mengejar angka tenaga kuda, melainkan menyempurnakan respons kemudi, kestabilan berkendara, feedback sasis, dan kualitas suara yang dirasakan pengemudi sehari-hari.
Di GIIAS 2026 yang berlangsung pada 30 Juli–9 Agustus di ICE BSD, PT Eurokars Motor Indonesia (EMI) selaku Agen Pemegang Merek Mazda di Indonesia memasuki tahun ketiga kolaborasinya dengan AutoExe. Tiga produk menjadi sorotan utama: Mazda MX-5 AutoExe Limited Edition, Mazda CX-60 Active Xross, dan dua konsep styling AutoExe untuk All-New Mazda CX-5. Modifikasi arus utama biasanya menambah tenaga lewat piggyback, remap ECU, atau mengganti komponen intake-exhaust secara agresif yang sering kali mengorbankan kenyamanan harian, sementara AutoExe mengambil pendekatan berbeda lewat konsep Kansei Tuning, istilah Jepang untuk desain yang menyasar sensasi dan emosi pengguna, bukan sekadar spesifikasi di atas kertas.
AutoExe berfokus pada empat aspek utama: respons kemudi yang membuat input pengemudi terasa lebih langsung tersalurkan ke roda, kestabilan sasis melalui body reinforcement dan chassis enhancement, kualitas suara lewat sports muffler dan intake system yang disetel khusus, serta karakter asli kendaraan yang tetap terjaga dengan mempertajam DNA Mazda, bukan menghilangkannya. Pendekatan ini sengaja dijaga agar tetap selaras dengan filosofi Jinba-Ittai, prinsip "pengendara dan kuda menyatu" yang menjadi fondasi setiap kendaraan Mazda sejak awal.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat