Diterbitkan oleh Penulis

PBB Serukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan

Tanggal Terbit: 2026-09-16 13:17:55

PBB Serukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan

Dialog Global tentang Tata Kelola Kecerdasan Buatan resmi dibuka hari ini di Jenewa, Swiss, dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyerukan pengembangan aturan global yang lebih harmonis untuk mengurangi risiko dan memastikan pengembangan AI yang bertanggung jawab. Perkembangan kecerdasan buatan yang pesat dan penerapannya yang semakin luas memunculkan kebutuhan mendesak akan pengelolaan teknologi ini secara bertanggung jawab, terutama karena teknologi tersebut kini banyak diterapkan di bidang ekonomi, lapangan kerja, keamanan, dan berbagai bidang kehidupan lainnya.

Menurut Sekretaris Jenderal PBB, teknologi yang dapat membentuk kembali perekonomian, mengubah dunia kerja, memengaruhi pemilihan umum, dan mengubah keseimbangan keamanan ini diterapkan lebih cepat daripada siapa pun, termasuk mereka yang mengembangkannya. AI berkembang begitu pesat sehingga bahkan para penciptanya pun kesulitan untuk mengimbanginya, menjadikan tantangan saat ini bukan hanya sekadar memanfaatkan AI, tetapi juga mengaturnya secara bertanggung jawab.

Kepala Perserikatan Bangsa-Bangsa menekankan bahwa inovasi membutuhkan batasan, dan kecerdasan buatan agar dapat mengeluarkan potensi penuhnya harus diatur. Antonio Guterres berpendapat bahwa kecerdasan buatan telah dan sedang mengubah dunia, dan pertanyaannya adalah apakah manusia secara kolektif akan membentuk transformasi ini, atau apakah transformasi inilah yang akan membentuk manusia.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat