Diterbitkan oleh Penulis

Hitung Kadar LDL-C untuk Tekan Risiko Obesitas

Tanggal Terbit: 2026-09-16 07:14:16

Hitung Kadar LDL-C untuk Tekan Risiko Obesitas

PT Daewoong Pharmaceutical Indonesia bersama Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) menggelar sesi edukasi di Jakarta untuk meluruskan anggapan bahwa orang bertubuh langsing terbebas dari kolesterol tinggi dan penyakit kardiovaskular, sekaligus menyampaikan informasi kesehatan yang akurat kepada masyarakat.

Sesi tersebut menekankan bahwa kadar kolesterol jahat atau LDL-C dapat meningkat pada siapa saja, terlepas dari bentuk tubuhnya. Seseorang dengan berat badan normal tetap dapat memiliki lemak visceral berlebih maupun faktor risiko yang berkaitan dengan resistensi insulin, genetik, dan pola makan, terlebih lagi dislipidemia sering berkembang tanpa gejala yang terlihat. Karena itu, Daewoong dan PERKI mengingatkan masyarakat agar tidak menilai kondisi kesehatan hanya berdasarkan bentuk tubuh, dan kadar kolesterol perlu dipantau secara berkala melalui pemeriksaan darah.

Sejumlah studi kohort berskala besar di Amerika Serikat, Eropa, dan wilayah lainnya menunjukkan bahwa orang dewasa dengan berat badan normal tetapi memiliki faktor risiko metabolik menghadapi risiko penyakit kardiovaskular sekitar dua hingga tiga kali lebih tinggi dibandingkan individu dengan berat badan serupa yang metaboliknya sehat. Temuan tersebut antara lain tercantum dalam Nurses’ Health Study serta kajian yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia pada 2019 dan Endocrinology & Metabolism pada 2020.

Risiko ini perlu mendapat perhatian khusus di kalangan orang Asia karena dibandingkan populasi Barat, orang Asia cenderung mengalami penumpukan lemak visceral pada berat badan yang lebih rendah.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat