Diterbitkan oleh Penulis

Strategi TLKM 30 Dorong Pendapatan dan Laba Telkom Semester I 2026

Tanggal Terbit: 2026-09-16 12:02:41

Strategi TLKM 30 Dorong Pendapatan dan Laba Telkom Semester I 2026

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk membukukan pendapatan konsolidasi sebesar Rp75,9 triliun pada semester pertama 2026, tumbuh 3,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY). EBITDA Perseroan meningkat 3,8% YoY menjadi Rp37,5 triliun dengan EBITDA margin sebesar 49,4%, sementara laba bersih tumbuh 1,4% YoY menjadi Rp10,6 triliun dengan margin laba bersih 14,0%. Laba bersih yang dinormalisasi mencapai Rp11,3 triliun atau tumbuh 6,2% YoY dengan margin 14,9%, mencerminkan ketahanan kinerja operasional yang didukung pemulihan bisnis mobile. Perseroan juga membukukan arus kas operasional kuat sebesar Rp34,9 triliun atau tumbuh 7,0% YoY, didukung implementasi program efisiensi berkelanjutan serta disiplin pengelolaan biaya.

Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menyatakan komitmen perseroan dalam mengakselerasi transformasi digital melalui strategi TLKM 30 tercermin dari pertumbuhan yang berhasil dicapai pada semester pertama tahun ini. Pencapaian tersebut memperkuat optimisme untuk terus mempercepat transformasi sekaligus memperkuat peran Telkom sebagai pemimpin ekosistem digital Indonesia. Pada Segmen B2C yang mencakup Mobile dan Fixed Broadband, Telkomsel membukukan pendapatan Rp55,6 triliun atau tumbuh 3,3% YoY, didorong pertumbuhan pendapatan Digital Business Data sebesar 11,0%. Average Revenue Per User (ARPU) mobile meningkat menjadi Rp45.600 atau tumbuh 9,0% YoY, seiring meningkatnya konsumsi digital masyarakat selama momen liburan sekolah dan penyelenggaraan Piala Dunia.

Pada layanan fixed broadband, jumlah pelanggan Telkomsel tercatat 9,5 juta dibandingkan 10,1 juta pada semester pertama 2025, dengan dampak terbatas terhadap pendapatan pada kuartal berjalan. Secara kuartalan, ARPU IndiHome meningkat 3,4% menjadi Rp211.000, sementara secara semesteran tercatat Rp207.000 di tengah persaingan harga yang masih berlangsung. Rasio konvergensi terus meningkat menjadi 65%, sebagai bagian dari strategi membangun basis pelanggan lebih berkualitas dan meningkatkan efektivitas monetisasi layanan. Telkomsel akan mengakselerasi strategi quality growth dengan menempatkan pengalaman pelanggan sebagai prioritas utama, diperkuat pemanfaatan teknologi AI dan 5G serta pengembangan solusi digital untuk pelanggan individu maupun pelaku usaha.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat