Diterbitkan oleh Penulis

Honda Minta Maaf ke Pemegang Saham, Ini Alasannya

Tanggal Terbit: 2026-09-16 07:39:33

Honda Minta Maaf ke Pemegang Saham,<strong></strong> Ini Alasannya

Honda Motor mencatatkan kerugian bersih 423,9 miliar yen atau setara Rp47,05 triliun (kurs Rp111/yen) untuk tahun fiskal yang berakhir Maret 2026, menandai kerugian tahunan pertama pabrikan asal Jepang tersebut dalam hampir tujuh dekade terakhir. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan yang digelar Jumat, 26 Juni 2026, CEO Honda Toshihiro Mibe berhasil mempertahankan posisinya di jajaran direksi setelah sebelumnya menyampaikan permintaan maaf langsung kepada pemegang saham atas kerugian dan kegelisahan yang ditimbulkan akibat kinerja keuangan perusahaan sepanjang tahun fiskal lalu.

Sepuluh nominasi direksi lainnya, terdiri dari sembilan direktur lama dan satu direktur baru, juga disetujui pemegang saham, sejalan dengan rekomendasi dua lembaga penasihat proksi, Glass Lewis dan ISS, yang sebelumnya mendukung seluruh kandidat direksi. Akar masalah kerugian Honda adalah beban restrukturisasi bisnis kendaraan listrik senilai lebih dari USD9 miliar, setara Rp161,1 triliun (kurs Rp17.900/USD), yang menjadi pukulan berat bagi keuangan perusahaan.

Pemangkasan subsidi EV di Amerika Serikat membuat pangsa pasar mobil listrik Honda di sana jauh di bawah proyeksi internal perusahaan. Mibe menjelaskan, jika Honda tetap memaksakan rencana awal menjual lini EV yang sudah dirancang, perusahaan harus menggelontorkan insentif besar ke diler, sehingga langkah restrukturisasi menjadi pilihan untuk menyesuaikan strategi bisnis dengan kondisi pasar yang berubah.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat