Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 16:08:20

Washington, D.C. - Amerika Serikat (AS) dan Israel dilaporkan tengah bersiap meluncurkan kampanye pengeboman besar-besaran terhadap infrastruktur energi Iran. Kedutaan Besar AS di sejumlah ibu kota Timur Tengah telah mengeluarkan peringatan keamanan yang mendesak warga Amerika untuk meningkatkan kewaspadaan dan bersiap meninggalkan wilayah tersebut jika terjadi eskalasi konflik yang tidak terduga.
"Warga Amerika di wilayah ini harus mempertimbangkan untuk meninggalkan wilayah ini, atau bersiap untuk meninggalkan wilayah ini jika terjadi eskalasi," demikian bunyi peringatan keamanan yang versinya diunggah di media sosial oleh misi AS di Amman, Yerusalem, Muscat, Baghdad, dan Beirut. Peringatan tersebut juga mendesak warga AS untuk memeriksa detail penerbangan dan mengikuti saran keselamatan dari otoritas setempat, serta bersiap menghadapi pembatalan penerbangan, penutupan wilayah udara secara berkala, dan potensi gangguan perjalanan.
Warga Amerika di Yordania secara khusus diminta untuk tidak mengunjungi pangkalan militer AS di sana yang baru-baru ini diserang rudal Iran, sementara warga AS di Israel didesak untuk mencari lokasi tempat perlindungan bom terdekat. "Rezim Iran tidak dapat diprediksi, seperti yang terlihat dari keputusan-keputusan terbarunya untuk menyerang wilayah-wilayah di kawasan tersebut tanpa peringatan atau provokasi serta untuk memperluas serangan ke wilayah-wilayah yang sebelumnya tidak menjadi sasaran (seperti Mesir)," demikian bunyi unggahan di situs Kedutaan Besar AS di Yerusalem, yang dikutip The New Arab, Minggu (2/8/2026).
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat