Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-21 21:39:22

Cristiano Ronaldo menutup perjalanan panjangnya di Piala Dunia dengan suasana emosional setelah Portugal tersingkir pada babak 16 besar Piala Dunia 2026 usai kalah tipis 0-1 dari Spanyol di Stadion Dallas, Selasa (7/7/2026) WIB, akibat gol dramatis Mikel Merino pada pengujung laga. Kekalahan itu sekaligus mengakhiri kiprah Ronaldo di turnamen yang telah ia jalani sejak 2006, dan sebelum pertandingan ia sudah menyatakan Piala Dunia 2026 akan menjadi edisi terakhirnya. Saat peluit akhir berbunyi, kapten Portugal itu tak mampu menahan air mata setelah perjuangannya bersama Selecao das Quinas berakhir.
Ronaldo menegaskan keputusan pensiun dari Piala Dunia, meski belum memastikan pensiun dari tim nasional, dan ia menjadi pemain pertama dalam sejarah yang mencetak gol pada enam edisi Piala Dunia berbeda: 2006, 2010, 2014, 2018, 2022, dan 2026. Rekor itu ia pecahkan saat Portugal menang 5-0 atas Uzbekistan pada fase grup, di mana ia membukukan dua gol sekaligus, dan pada usia 41 tahun ia masuk jajaran pencetak gol tertua sepanjang sejarah Piala Dunia. Gol-golnya di turnamen ini juga membuatnya melampaui catatan Eusebio sebagai pencetak gol terbanyak Portugal di putaran final Piala Dunia, dengan total 11 gol dari 27 penampilan, serta mencatat gol fase gugur pertamanya saat menghadapi Kroasia pada babak sebelumnya.
Di luar lapangan, Ronaldo sempat melontarkan candaan soal pramugari Argentina dalam konferensi pers sebelum menghadapi Spanyol, momen yang ramai dibahas karena memperlihatkan sisi santainya di tengah tekanan turnamen. Pertandingan kontra Spanyol menjadi laga terakhirnya di Piala Dunia, dan seusai peluit panjang ia terlihat emosional serta menangis di lapangan hingga rekan-rekan setimnya menghampiri untuk memberikan dukungan. Dalam pernyataan setelah Portugal tersingkir, Ronaldo menilai gelar Piala Eropa 2016 memiliki bobot emosional yang setara dengan Piala Dunia, dan menyebut Portugal meraih tiga gelar selama ia membela tim nasional, yakni Euro 2016 serta UEFA Nations League 2019 dan 2025.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat