Diterbitkan oleh Penulis

T1 dan T2 Kuasai 90 Persen Penjualan Jetour, Mayoritas Hybrid

Tanggal Terbit: 2026-09-17 09:55:47

T1 dan T2 Kuasai 90 Persen Penjualan Jetour,<strong></strong> Mayoritas Hybrid

Peta penjualan Jetour di Indonesia berubah drastis dengan T Series—gabungan model T1 dan T2—yang kini menyumbang 85 hingga 90 persen dari total penjualan. Dari porsi tersebut, 60 persennya merupakan varian plug-in hybrid atau i-DM, bukan mobil bensin biasa. Artinya, model yang menghidupi bisnis Jetour di Indonesia adalah dua lini spesifik dengan mesin hybrid sebagai pendorong utama, bukan produk yang paling ramai dipromosikan.

Pola ini terlihat jelas saat PT Jetour Sales Indonesia menghadirkan berbagai program penjualan di GIIAS 2026, ICE BSD, yang berlangsung hingga 9 Agustus 2026. Secara total, Jetour mencatat penjualan 400 sampai 500 unit per bulan dengan 30 hingga 40 persen penjualan berasal dari Pulau Jawa. Dari sisi pembeli, 20 sampai 30 persen adalah perempuan.

Salah satu penopang dominasi T Series adalah harga. Selama GIIAS 2026, Jetour T1 dijual Rp388.000.000 on the road Jakarta, naik menjadi Rp408.000.000 setelah pameran usai. Varian hybridnya, Jetour T1 i-DM, dibanderol Rp538.000.000 dan naik menjadi Rp558.000.000 setelah GIIAS berakhir. Selisih Rp20 juta berlaku untuk kedua varian dan menjadi kesempatan terakhir membeli dengan harga perkenalan.

Model yang lebih besar, Jetour T2 i-DM, dijual Rp688.000.000 on the road Jakarta. Pembeli mendapat paket garansi bernama Fearless Adventure yang mencakup garansi kendaraan dan mesin tanpa batas kilometer atau 6 tahun.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat