Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 04:30:05

Inspektur Investigasi Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Hendra Teja membeberkan hasil investigasi pada dokter muda berinisial SZM yang tewas usai melompat dari lantai 18 apartemen kawasan Kalibata, Pancoran, Jakarta, dengan temuan bahwa korban memiliki permasalahan kesehatan jiwa. "Kami temukan yang kelima adalah kondisi kesehatan. Ternyata kami mendapatkan informasi dari hasil kegiatan investigasi kami, saudara SZM ini memiliki permasalahan kesehatan jiwa dan diberikan terapi obat secara teratur," ujarnya pada wartawan di Jakarta, Rabu (29/7/2026).
Menurutnya, pasca mendengar peristiwa yang dialami SZM, Kemenkes pun melakukan investigasi mulai dari klarifikasi, konfirmasi hingga lainnya. Dokter muda SZM lulusan Universitas Hasanuddin (Unhas) itu melaksanakan program internship di RS Sentra Medika Hospital, Depok, Jawa Barat. "Berdasarkan hasil profiling, beliau ketika melaksanakan tugas internsip ini bertempat tinggal di Apartemen Kalibata, Jakarta Selatan. Beliau sehari-harinya pulang pergi ke RS Sentra Medika (Jakarta-Depok) menggunakan kendaraan dalam jangka waktu tempuhnya sekitar 40 menit," tuturnya.
Hendra menambahkan bahwa ketika melaksanakan kegiatan internsip di RS, SZM selama 2 minggu pertama diantar ibundanya dari awal sampai akhir kegiatan orientasi. Investigasi yang dilakukan Kemenkes tersebut merupakan respons cepat atas peristiwa tragis yang menimpa dokter muda tersebut, dengan pendalaman mencakup profil keseharian korban selama menjalani program internship di rumah sakit.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat