Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 13:16:22

Perubahan perilaku masyarakat dalam memilih sekolah menuntut lembaga pendidikan tidak hanya unggul dalam kualitas pembelajaran, tetapi juga mampu membangun komunikasi publik yang efektif. Di era digital saat ini, keputusan orang tua sering kali diawali dengan pencarian informasi melalui media sosial, website sekolah, ulasan di internet, hingga rekomendasi dari komunitas. Dalam kondisi tersebut, reputasi sekolah tidak lagi dibentuk semata oleh prestasi akademik, tetapi juga oleh kemampuan sekolah mengelola komunikasi dengan publik.
Menjawab tantangan tersebut, Komunitas Guru Satkaara Berbagi (KGSB) bekerja sama dengan Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) menyelenggarakan Public Relations Workshop bertajuk "Transformasi Komunikasi Publik Strategis untuk Sekolah" pada Rabu, 8 Juli 2026. Selain diselenggarakan secara luring di Ruang Serbaguna Universitas Al Azhar Indonesia, kegiatan juga dilaksanakan secara hybrid bagi puluhan anggota KGSB yang tersebar di seluruh Indonesia.
Persaingan antar sekolah yang semakin ketat membuat masyarakat memiliki lebih banyak pilihan dalam menentukan lembaga pendidikan terbaik bagi putra-putrinya. Di sisi lain, orang tua kini semakin kritis dalam mencari informasi sebelum mengambil keputusan. Mereka tidak hanya melihat fasilitas dan prestasi akademik, tetapi juga memperhatikan bagaimana sekolah berkomunikasi, merespons pertanyaan, menyampaikan informasi, hingga membangun hubungan dengan orang tua dan masyarakat.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat