Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 00:12:13

Kapal induk bertenaga nuklir USS George Washington (CVN-73) milik Amerika Serikat (AS) beserta kelompok tempurnya telah memasuki fase baru penempatan Indo-Pasifik setelah melintasi Selat Luzon dan bergerak ke Laut China Selatan sejak Kamis lalu.
Aksi unjuk kekuatan kelompok tempur kapal induk di perairan yang disengketakan tersebut menyusul beberapa minggu aktivitas di Pasifik Barat, termasuk partisipasi dalam latihan multinasional Valiant Shield 2026 dan pemberhentian logistik selanjutnya di Guam.
Menurut informasi yang dirilis oleh Angkatan Laut AS, Sabtu (25/7/2026), Gugus Tempur Kapal Induk USS George Washington melintasi selat yang memisahkan Filipina dari Taiwan sebelum memulai operasi di Laut China Selatan. Meskipun Angkatan Laut tidak mengungkapkan sifat spesifik dari kegiatan yang direncanakan, penempatan semacam itu secara rutin mendukung kebebasan navigasi, memperkuat kehadiran Angkatan Laut, dan menjaga interoperabilitas dengan sekutu dan mitra regional Amerika.
Masuknya Gugus Tempur Kapal Induk USS George Washington ke Laut China Selatan sangat signifikan mengingat lingkungan strategis di sekitar wilayah tersebut. Klaim teritorial China tumpang tindih dengan klaim Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei, dan Taiwan, sementara wilayah tersebut juga berfungsi sebagai salah satu jalur perdagangan maritim terpenting di dunia.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat