Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 23:21:59

Pemerintah Venezuela meminta Bank of England mengembalikan 31 ton batangan emas yang disetorkan pada tahun 2008 untuk membiayai pemulihan pasca gempa bumi kembar yang menewaskan ribuan orang dan menyebabkan kerugian ekonomi setara 6% dari PDB negara tersebut, menurut Program Pembangunan Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNDP).
Bank sentral Inggris yang menyimpan sekitar 400.000 batangan emas dari puluhan negara lain di salah satu brankas terbesar dunia itu menghadapi persoalan hukum karena nasib emas Venezuela—yang diperkirakan bernilai hingga USD4 miliar—telah berada dalam ketidakpastian selama bertahun-tahun di tengah perselisihan yang melibatkan pemerintah Inggris dan mantan Presiden Venezuela Nicolas Maduro.
Bank of England membekukan 31 ton emas tersebut setelah Inggris bersama dengan Amerika Serikat (AS) dan banyak negara lain menolak mengakui Maduro sebagai presiden sah usai memenangkan pemilihan presiden Venezuela tahun 2018 yang dipersengketakan, sehingga perebutan kendali atas tumpukan emas itu menjadi situasi nyata yang dihadapi pemerintah Venezuela di tengah gejolak politik dan dampak bencana alam.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat