Diterbitkan oleh Penulis

Pejabat Bea Cukai Tolak Amplop tapi Terima Batik Diduga Suap

Tanggal Terbit: 2026-09-17 04:47:59

Pejabat Bea Cukai Tolak Amplop tapi Terima Batik Diduga Suap

Mantan Kepala Seksi Intelijen Kepabeanan II Direktorat Penindakan dan Penyidikan (P2) Bea dan Cukai Hendy Dwi Cahyono mengaku pernah ditawari amplop berisi uang yang diduga berasal dari aliran suap, namun ia menegaskan menolak pemberian tersebut. Pengakuan itu disampaikan Hendy saat dihadirkan sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi importasi barang di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) pada Selasa (28/7/2026), dengan dua pejabat Bea Cukai, Rizal dan Sisprian Subiaksono, yang duduk sebagai terdakwa.

Hendy mengaku amplop itu ditawarkan oleh Orlando Hamonangan alias Ocoy yang juga menjadi terdakwa dalam perkara yang sama, dengan peristiwa tersebut terjadi pada 2025. "Seingat saya sepanjang saya di P2 Pusat, baru kali itu ditawari (amplop)," ujar Hendy pada Selasa (28/7/2026).

Meski menolak amplop, Hendy sempat menerima cinderamata dari sejumlah pejabat di Subdirektorat Intelijen dan Direktorat P2 yang belakangan diduga berasal dari aliran dana suap. Cinderamata itu diberikan saat acara perpisahan sebelum dirinya menjabat Kepala Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai Tipe B Pantoloan.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat