Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 23:24:53

Tim insinyur dan ahli bedah dari Universitas California San Diego (UCSD) mencetak sejarah dunia dengan berhasil menggunakan robot humanoid yang dikendalikan dari jarak jauh untuk melakukan operasi untuk pertama kalinya. Pencapaian dalam fase uji klinis ini mencakup dua prosedur berbeda, termasuk pengangkatan kantung empedu yang berhasil pada mamalia non-primata, sementara operasi kedua melibatkan dua robot humanoid yang ditempatkan berpasangan untuk menyelesaikan prosedur laparoskopi tanpa keterlibatan fisik manusia pada organ target.
Robot seberat 27 kilogram (kg) yang dijuluki "Surgie" ini dilengkapi adaptor khusus agar mampu memegang dan mengoperasikan peralatan bedah rumah sakit standar. Salah satu penulis senior studi, Dr. Shanglei Liu, yang mengendalikan pergerakan Surgie, menjelaskan bahwa sistem kendali robot berbasis bentuk fisik manusia terasa jauh lebih intuitif dibandingkan platform robot komersial yang ada. Desain Surgie yang ringkas dinilai sangat menghemat ruang operasi dan hanya membutuhkan sebagian kecil biaya dari sistem robot statis konvensional seperti sistem da Vinci yang beratnya ratusan kilogram.
Studi komprehensif yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Nature ini menargetkan penggunaan robot tersebut di daerah pedesaan, zona bencana, medan perang, dan bahkan misi luar angkasa di masa depan. Langkah selanjutnya untuk proyek ini adalah mengurangi masalah latensi komunikasi jaringan dan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) agar robot dapat bertindak sepenuhnya secara otonom di masa depan.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat