Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 09:08:15

Seorang pejabat senior Arab Saudi menegaskan bahwa serangan militer Kerajaan baru-baru ini di Irak hanya ditujukan pada milisi yang didukung Iran yang bertanggung jawab atas serangan di wilayah Saudi, dan tidak menyasar pemerintah Irak atau rakyatnya. Pernyataan itu disampaikan kepada Al Arabiya pada hari Jumat, di mana pejabat tersebut menjelaskan operasi itu menargetkan gudang militer milisi yang terkait dengan serangan drone terhadap fasilitas minyak dan infrastruktur penting Arab Saudi.
Pejabat itu menekankan serangan dilakukan hanya setelah semua jalur diplomatik dan politik telah habis, serta setelah Arab Saudi menunjukkan pengekangan maksimal selama beberapa bulan terakhir. Ia menambahkan bahwa milisi yang didukung Iran merugikan kepentingan Irak dan hubungannya dengan negara-negara Arab dan Islam dengan menggunakan wilayah serta sumber daya Irak untuk menyerang negara tetangga.
Pejabat tersebut menegaskan kembali komitmen Arab Saudi untuk mempertahankan hubungan kuat dengan Irak dan rakyatnya, seraya menekankan operasi itu terbatas pada melemahkan kemampuan milisi yang mengancam keamanan Kerajaan dan menargetkan infrastruktur sipil serta ekonominya. Ia juga menepis upaya sejumlah pihak di dalam dan luar Irak yang mencoba mengobarkan ketegangan sektarian setelah serangan tersebut.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat