Diterbitkan oleh Penulis

Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Medsos

Tanggal Terbit: 2026-09-17 00:14:20

Generasi Muda Diingatkan Bijak Gunakan Gadget dan Medsos

Teknologi telah memberikan kemudahan bagi generasi muda dalam mengakses informasi melalui gadget dan media sosial, namun di balik berbagai kemudahan tersebut diperlukan sikap bijak dan tanggung jawab agar penggunaan teknologi tidak mengganggu kewajiban utama seperti belajar, beribadah, maupun menjalankan aktivitas sekolah dan pekerjaan. Hal itu disampaikan Imam Muda Kota Sabang, Aceh, Tgk. Muchtar Andhika yang mengingatkan bahwa penggunaan gadget tanpa kendali dapat membuat seseorang lalai terhadap tanggung jawab yang lebih penting dalam kehidupan sehari-hari. "Gadget memang memberikan banyak manfaat, tetapi juga bisa membuat seseorang terlena. Kalau tidak memiliki skala prioritas, kita bisa lalai dari hal-hal yang lebih penting," ujarnya hari ini di Kota Sabang.

Menurutnya, fenomena yang sering terjadi saat ini adalah banyak anak muda yang terlalu larut dalam dunia maya hingga melupakan kewajiban di dunia nyata, sehingga ia mengajak generasi muda untuk mampu mengatur waktu dan menetapkan skala prioritas dalam menjalani kehidupan. "Dunia maya bukan satu-satunya realitas yang harus kita jalani. Masih ada tanggung jawab sebagai pelajar, mahasiswa, pekerja, maupun sebagai hamba Allah yang harus dipenuhi," katanya. Selain mengingatkan pentingnya manajemen waktu, Tgk. Muchtar Andhika juga menekankan perlunya meningkatkan kesadaran digital dalam menggunakan media sosial dengan mengajak generasi muda menerapkan prinsip "think before posting" atau berpikir terlebih dahulu sebelum membagikan sesuatu ke ruang publik.

Menurutnya, setiap unggahan di media sosial akan meninggalkan jejak digital yang dapat bertahan dalam waktu lama. "Apa yang kita unggah akan menjadi jejak digital. Sekali diposting, itu bisa tetap ada meskipun sudah dihapus, karena mungkin sudah dilihat, disimpan, bahkan tersebar di berbagai platform," jelasnya. Ia juga mengimbau para pemuda, khususnya remaja putri, agar lebih selektif dalam memilih konten yang akan dipublikasikan, dan prinsip "saring sebelum sharing" dinilai menjadi langkah penting untuk mencegah dampak negatif media sosial di kemudian hari. "Gunakan media sosial sebagai sarana menyebarkan ilmu, inspirasi, dan hal-hal yang bermanfaat. Jangan sampai media sosial justru menjadi bumerang bagi masa depan kita," pungkas Tgk. Muchtar Andhika.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat