Diterbitkan oleh Penulis

Panas Ekstrem, Paris Manfaatkan Sungai Seine untuk Pendingin Udara

Tanggal Terbit: 2026-09-16 12:42:37

Panas Ekstrem,<strong></strong> Paris Manfaatkan Sungai Seine untuk Pendingin Udara

Paris menginvestasikan 2,4 miliar euro untuk memperluas sistem pendingin perkotaan berbasis air Sungai Seine demi mengurangi kebutuhan perangkat pendingin individu di tengah gelombang panas ekstrem yang melanda Eropa. Di bawah jalan-jalan ibu kota Prancis tersebut, terdapat labirin pipa sepanjang kurang lebih 120 kilometer yang beroperasi terus menerus untuk memasok air dingin ke berbagai proyek berskala besar, termasuk kantor, pusat perbelanjaan, hotel, dan landmark terkenal seperti Museum Louvre.

Sistem ini bekerja dengan instalasi pendingin yang menurunkan suhu air sekitar 4 derajat Celcius, lalu memompanya melalui jaringan pipa bawah tanah ke gedung-gedung untuk menciptakan atmosfer dingin melalui sistem pertukaran panas. Keunikan fasilitas ini terletak pada penggunaan air Sungai Seine sebagai sumber pembuangan panas alami, di mana air sungai dan air hangat dipisahkan oleh lapisan logam tipis sehingga kedua cairan tidak bersentuhan namun panas tetap berpindah. Salah satu fasilitas operasional terbesar berada di bawah Sungai Seine dekat Place du Canada, dengan serangkaian pompa berkapasitas tinggi dan peralatan pendingin yang beroperasi siang dan malam untuk menjaga suhu stabil bagi jaringan tersebut.

Menurut perkiraan, dibandingkan dengan sistem pendingin individual, sistem pendingin Paris mengonsumsi listrik 50% lebih sedikit dan menghasilkan emisi karbon 50% lebih rendah. Beberapa ahli juga percaya bahwa sistem ini tidak memperburuk efek pulau panas perkotaan, menjadikannya solusi pendinginan yang lebih ramah lingkungan bagi kota-kota besar yang menghadapi kenaikan suhu ekstrem.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat