Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 22:25:46

Dalam kunjungan ke pabrik Koenigsegg di Ängelholm, Swedia, pendiri sekaligus CEO perusahaan itu ditanya langsung soal posisi mereka terhadap kendaraan listrik. Jawabannya bukan "belum waktunya," melainkan ada kalkulasi teknis, filosofi produk, dan argumen lingkungan yang jarang dibahas di baliknya.
"Kalau Anda tanya 10 tahun lalu, saya mungkin akan berpikir bahwa pada 2026 kita sudah punya Koenigsegg listrik," kata von Koenigsegg. Yang mengubah pikirannya bukan angka performa semata — mobil listrik bisa lebih cepat dan lebih responsif, dan itu tidak ia perdebatkan. Yang bergeser adalah keyakinannya soal karakter.
Mesin pembakaran menghadirkan getaran, suara, respons mekanis, dan personalitas yang membentuk pengalaman berkendara di level yang berbeda. Mobil bermesin bisa terasa seperti makhluk hidup.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat