Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 13:16:56

Pemerintah China membantah keras laporan media Barat yang menyebut Beijing akan mengirim sekitar 400 peluncur rudal pertahanan ke Iran untuk membantu perangnya melawan Amerika Serikat (AS), dan menyebut kabar tersebut sebagai informasi yang tidak benar sama sekali. Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, dalam konferensi pers di Beijing pada hari Kamis menegaskan bahwa pihaknya telah berulang kali menyampaikan posisi resmi mengenai isu-isu terkait. "Laporan tersebut tidak benar dan sama sekali tidak benar," kata Mao Ning, seraya menambahkan bahwa China selalu berupaya untuk perdamaian dan mengakhiri konflik, seperti dikutip dari Anadolu, Jumat (31/7/2026).
Pakistan, pada hari Rabu, juga secara tegas menolak laporan yang sama yang mengeklaim bahwa Islamabad akan menyediakan jalur transit untuk pengiriman rudal tersebut. Sayap media militer Pakistan, Inter-Services Public Relations (ISPR), menyatakan kepada Anadolu bahwa semua spekulasi tersebut tidak berdasar dan tidak benar, serta secara tegas ditolak oleh pihak militer Pakistan.
Sebelumnya, Reuters melaporkan bahwa Iran diperkirakan akan menerima pengiriman pertama sistem pertahanan udara dalam beberapa minggu ke depan karena berupaya membangun kembali pertahanannya di tengah perang melawan AS. Klaim tersebut memicu bantahan beruntun dari Beijing dan Islamabad yang menegaskan tidak ada keterlibatan dalam skema pengiriman persenjataan tersebut.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat