Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 20:21:10

Cinta Quran Foundation (CQF) bersama Yayasan Masjid Nusantara resmi memulai pembangunan masjid pertama dalam Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna melalui peletakan batu pertama Masjid Ar-Rahman di Kampung Pematang Durian, Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, pada Ahad (19/7/2026). Langkah cepat ini merupakan wujud komitmen menjaga amanah para wakif setelah Grand Launching Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna digelar dalam ajang Amazing Muharram 15: Reset Your Life pada 12 Juli 2026 di Grand Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place Jakarta, di mana komitmen wakaf terhimpun hingga 40 masjid dengan nilai setara Rp20 miliar hanya dalam waktu kurang dari satu jam.
Peletakan batu pertama di Aceh Tamiang dihadiri oleh Dewan Pembina sekaligus Founder CQF Ustaz Fatih Karim, CEO Yayasan Masjid Nusantara Pras Purworo, Wakil Bupati Aceh Tamiang Ismail S.E.I., Senior Vice President Dana, Jasa, dan Komunikasi Pemasaran BCA Syariah Mia Rahma Amalia, Sekretaris Perusahaan BCA Syariah Muhammad Fikri Hudaya, serta tokoh masyarakat setempat. Masjid Ar-Rahman yang sebelumnya bernama Masjid Babuttakwa dipilih sebagai titik awal karena pembangunannya sempat terhenti akibat bencana alam, sehingga belum dapat dimanfaatkan secara optimal oleh warga sekitar, dan pembangunan kembali masjid ini didukung penuh oleh BCA Syariah melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) perusahaan.
Ustaz Fatih Karim menegaskan bahwa eksekusi cepat ini menunjukkan keseriusan lembaga dalam menaungi niat mulia umat. "Alhamdulillah, cuma butuh waktu satu minggu dari acara Amazing Muharram, langsung kita tunaikan amanah itu semua. Kami hadir di Aceh Tamiang untuk memulai pembangunan Masjid Ar-Rahman, masjid pertama dari target 99 masjid yang akan didirikan di seluruh Indonesia. Kecepatan ini mematahkan anggapan bahwa komitmen donasi butuh waktu lama untuk direalisasikan. Niat baik yang disambut aksi cepat akan melahirkan keberkahan bagi umat," ujarnya. Ia juga menambahkan pentingnya kedudukan masjid bagi kehidupan seorang muslim, "Masjid adalah pusat kawah candradimuka keimanan. Rumah kedua kita, tempat pulang dan pamit sebelum diantar menghadap Allah SWT. Dari masjid kita bangkit. Bismillah, mari terus dukung program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna ini," imbuhnya.
Meski dieksekusi dengan sangat cepat, penentuan lokasi pembangunan masjid tidak dilakukan secara sembarangan karena setiap titik lokasi telah melalui proses asesmen yang ketat dan terukur oleh tim Yayasan Masjid Nusantara selaku mitra pelaksana. Asesmen ini mencakup evaluasi kelayakan teknis, tingkat urgensi kebutuhan masyarakat sekitar, histori keterbatasan fasilitas, potensi keterpakaian, hingga kesiapan warga lokal untuk memakmurkan masjid, guna memastikan setiap dana wakaf disalurkan tepat sasaran dan memberikan dampak sosial-keagamaan yang maksimal.
Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna mengusung misi membangun maupun merenovasi rumah ibadah di berbagai pelosok Indonesia, terutama di daerah terpencil, rawan bencana, dan wilayah yang minim fasilitas keagamaan, dengan setiap masjid disematkan satu nama dari Asmaul Husna sebagai simbol keindahan dan pengingat sifat-sifat Allah SWT. Lebih dari sekadar bangunan fisik, program ini dirancang untuk menghidupkan ekosistem dakwah dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan yang mencakup pusat pembelajaran Al-Qur'an bagi anak-anak dan masyarakat umum, sarana pembinaan akidah dan dakwah untuk melahirkan generasi penggerak kebaikan, serta pusat kegiatan sosial dan kemanusiaan termasuk pengelolaan qurban dan pemberdayaan ekonomi berbasis masjid.
Hingga peletakan batu pertama Masjid Ar-Rahman dilaksanakan, dukungan fundraising telah berhasil mengumpulkan pendanaan untuk 61 masjid dari total target 99 masjid, yang menunjukkan besarnya kepercayaan donatur serta antusiasme masyarakat Indonesia terhadap gerakan ini. CQF masih membuka kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat, komunitas, hingga sektor korporasi untuk mengambil bagian dalam mewujudkan 38 titik masjid sisanya melalui wakaf satu masjid secara utuh, wakaf kolektif, wakaf parsial, maupun skema kolaborasi CSR. Melalui program ini, CQF menegaskan kiprahnya untuk terus menghadirkan manfaat yang tidak hanya berskala global seperti program dakwah di Jepang, Kanada, dan Australia yang telah berjalan, tetapi juga menjangkau pelosok Nusantara dari Sabang sampai Merauke.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat