Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 13:19:06

Khotbah Jumat kali ini mengangkat tema bulan Safar dan meluruskan pandangan negatif serta sikap pesimis terhadap bulan tersebut, yang hari ini bertepatan dengan 2 Safar 1448 Hijriyah, Jumat 17 Juli 2026. Teks khotbah Jumat bulan Safar ini disampaikan oleh KH Muqorrobin, Wakil Katib PCNU Ponorogo sekaligus Ketua Bidang Peribadatan Masjid NU Ponorogo Jawa Timur, sebagaimana dilansir dari laman NU Ponorogo.
Dalam khotbah pertamanya, KH Muqorrobin mengajak jamaah untuk senantiasa bertakwa kepada Allah SWT dengan sebenar-benar takwa, melaksanakan perintah-perintah-Nya dan menjauhi larangan-larangan-Nya. Saat ini umat Islam berada di bulan Safar, bulan kedua tahun Hijriyah. Nama Safar sendiri terkait dengan aktivitas masyarakat Arab terdahulu yang bermakna kosong, karena pada bulan tersebut masyarakat Arab kala itu berbondong-bondong keluar mengosongkan daerahnya untuk berperang ataupun menjadi musafir. Para ulama menyebut nama bulan Safar sebagai Shafar al-Khoir, yakni bulan Safar yang penuh dengan kebaikan, sebagai bentuk optimisme mengambil nilai-nilai positif dengan menyandangkan nama kebaikan bersanding dengan bulan Safar.
Pada zaman jahiliyah, berkembang anggapan bahwa bulan Safar adalah bulan sial atau dikenal dengan istilah tasya'um. Bulan yang tidak memiliki kehendak apa-apa ini diyakini mengandung keburukan-keburukan sehingga muncul ketakutan bagi mereka untuk melakukan hal-hal tertentu. Pikiran semacam ini masih menjalar di zaman sekarang, di mana sebagian orang menganggap bahwa hari-hari tertentu membawa hoki alias keberuntungan sementara hari-hari lainnya mengandung sebaliknya. Padahal, seperti bulan-bulan lainnya, bulan Safar netral dari kesialan atau ketentuan nasib buruk. Jika pun ada kejadian buruk di dalamnya, maka itu semata-mata karena faktor lain, yakni atas kehendak Allah, bukan karena bulan Safar itu sendiri, sebagaimana sabda Rasulullah yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim: "Tidak ada penularan penyakit, tidak ada thiyarah, tidak ada hama, dan tidak ada kesialan bulan Safar, dan larilah dari orang yang terkena kusta sebagaimana engkau lari dari singa."
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat