Diterbitkan oleh Penulis

Aston Martin Pertahankan Mesin V12, Belum Berniat ke Listrik

Tanggal Terbit: 2026-09-17 01:46:40

Aston Martin Pertahankan Mesin V12,<strong></strong> Belum Berniat ke Listrik

Aston Martin memastikan mesin V12 twin-turbo 5.2L ikoniknya akan bertahan lebih lama dari perkiraan awal, dengan strategi membatasi volume produksi di bawah 1.000 unit per tahun untuk memanfaatkan celah regulasi emisi di Eropa dan Amerika Serikat hingga tahun 2035. Keputusan ini diambil di tengah transformasi besar merek Inggris tersebut yang tengah mengembangkan generasi kendaraan sepenuhnya baru, termasuk mobil sport, SUV, dan supercar berbasis platform modern.

Menurut CEO Adrian Hallmark, Aston Martin telah melakukan banyak peningkatan pada mesin V12 untuk memenuhi standar emisi yang berlaku. Hallmark mengungkapkan kepada Auto Express bahwa jika penjualan mobil bertenaga V12 dijaga di bawah 1.000 unit per tahun, perusahaan akan dibebaskan dari peraturan emisi setidaknya hingga tahun 2035. Strategi ini merupakan kompromi volume produksi yang disengaja agar mesin legendaris tersebut dapat terus digunakan hampir satu dekade lagi, melampaui batas yang diizinkan oleh peraturan emisi konvensional.

Mesin V12 pertama kali diperkenalkan pada mobil sport Aston Martin DB7 Vantage pada tahun 1999 dan hingga kini masih menjadi andalan di lini produk modern. Dengan skala produksi yang sangat kecil, perusahaan dapat mempertahankan mesin V12 tanpa harus mengorbankan kepatuhan terhadap regulasi, sekaligus menjaga eksklusivitas model kelas atasnya di tengah upaya fundamental untuk mengubah cara pengembangan, produksi, dan profitabilitas model masa depan.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat