Diterbitkan oleh Penulis

China Bangun Replika Kapal Perang AS dan Kantor Presiden Taiwan

Tanggal Terbit: 2026-09-16 19:45:06

China Bangun Replika Kapal Perang AS dan Kantor Presiden Taiwan

Beijing telah membangun replika terbaru kapal perang Amerika Serikat (AS) untuk target uji coba rudal, berdasarkan rangkaian citra satelit yang dianalisis oleh The Telegraph. Selain replika kapal perang, China juga membangun tiruan jet tempur, pangkalan Angkatan Laut, dan kantor presiden Taiwan untuk tujuan yang sama, yakni menguji rudal jarak jauh dan sistem artificial intelligence (AI) baru yang terus bertambah seiring persiapannya mengambil kendali Taiwan—prioritas utama Presiden Xi Jinping.

"Keakuratan replika tersebut menandakan fokus yang sangat spesifik pada musuh potensial daripada pembangunan kemampuan umum," kata Damien Symon, peneliti geo-intelijen di perusahaan analisis AI The Intel Lab yang pertama kali mengidentifikasi beberapa model maritim yang dibangun China. Meskipun tidak diketahui apakah AS akan secara resmi membela Taiwan, sebagian besar pakar setuju bahwa Washington kemungkinan akan turun tangan, karena tanpa dukungan Amerika, Taiwan akan kesulitan untuk tetap otonom.

Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) China membangun model skala penuh kantor presiden Taiwan dan gedung-gedung pemerintahan utama Taipei agar prajuritnya dapat berlatih menyerbu ibu kota Taiwan dalam pengaturan paling realistis. "Pada dasarnya mereka menciptakan replika untuk memberi mereka kemampuan untuk bermanuver di sana dalam operasi pelatihan seolah-olah mereka berada di Taipei," kata Sean O'Connor, analis citra satelit utama di perusahaan pertahanan Janes, sebagaimana dikutip dari Business Insider, Selasa (28/7/2026). Citra satelit tahun lalu juga menunjukkan China telah membangun terowongan sepanjang 280 km yang menghubungkan berbagai replika gedung pemerintahan Taiwan untuk mempersiapkan skenario di mana para pemimpin negara tersebut mencoba melarikan diri di bawah tanah.

Monty Khanna, mantan laksamana muda di Angkatan Laut India, mengatakan skala pelatihan yang dilakukan China "belum pernah terjadi sebelumnya," meskipun bukan hal yang aneh bagi negara-negara untuk berlatih dengan skenario dan musuh tertentu dalam pikiran. Rangkaian citra satelit berikutnya mengungkapkan maket Pangkalan Angkatan Laut Yokosuka—pangkalan Angkatan Laut terbesar Amerika di Jepang yang hampir pasti akan digunakan jika terjadi keadaan darurat di Taiwan. AS memiliki lebih dari 55.000 tentara yang ditempatkan di Jepang—jumlah terbesar di luar AS—sebagai bagian dari perjanjian keamanan antara kedua negara, dan para pakar sebelumnya mengatakan kepada The Telegraph bahwa pasukan AS, terutama di Jepang selatan, akan menjadi "ujung tombak" dalam respons AS terhadap invasi China.

    Peringkat Populer

    Tautan Sahabat