Juru bicara Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran, Brigadir Jenderal Hossein Mohebbi, menyatakan Amerika Serikat telah kehilangan lebih dari 200 anggota militer setelah Washington melanggar Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani antara Iran dan AS di Islamabad. Sementara itu, Pentagon yang awalnya mencatat jumlah tentara Amerika yang tewas 18 personel tiba-tiba merevisi menjadi 14 personel....
Trump marah dan ancam penjara pembocor data stok amunisi AS setelah laporan rudal menipis di perang melawan Iran....
Wakil Menteri Luar Negeri Iran mengungkapkan proposal akhir Teheran kepada Oman tentang pembukaan kembali Selat Hormuz mensyaratkan satu jalur pelayaran tetap sepenuhnya di bawah kendali Iran dan sebagian dari jalur kedua juga dikendalikan Iran. Pernyataan itu muncul seiring proses negosiasi terkait Selat Hormuz antara Iran dan Oman....
Raja Mohammed VI dari Maroko menamai jalan raya Tiznit-Dakhla di Sahara Barat dengan nama Presiden AS Donald Trump sebagai bentuk penghargaan pribadi....
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menegaskan telah melancarkan serangan rudal balistik ke pangkalan udara al-Azraq di Yordania sebagai balasan atas serangan AS di pulau Qeshm yang menewaskan dua orang tua dan anak mereka. Kantor berita negara Fars melaporkan pesawat tempur Iran menargetkan landasan dan gudang perawatan di pangkalan yang menampung jet tempur F-35 AS tersebut....
Presiden Ukraina Vladimir Zelensky mengklaim militer negaranya telah kehilangan "sekitar 50. 000" tentara sejak eskalasi konflik dengan Rusia pada tahun 2022, angka yang 5....
Angkatan Bersenjata Yaman (Houthi) menyerang kapal tanker minyak Saudi WAFA di Laut Merah utara, menjadikan total sasaran delapan kapal sejak blokade 22 Juli....
Perang Amerika Serikat (AS) melawan Iran yang telah berlangsung selama lima bulan belum menunjukkan tanda-tanda berakhir, dan alih-alih meraih kemenangan cepat seperti perkiraan sebagian kalangan di Washington, konflik justru berubah menjadi perang berkepanjangan yang menguras sumber daya, mengguncang pasar energi global, serta memperluas instabilitas di Timur Tengah. Laporan AP yang menyimpulkan sejumlah lembaga riset dan analis pertahanan menyatakan lambatnya penyelesaian perang bukan semata-mata karena kekuatan militer Iran, melainkan akibat kompleksitas strategi, politik, hingga kondisi geografis republik Islam yang membuat operasi militer Washington jauh lebih sulit dibandingkan perkiraan awal, dan meskipun Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio pada Juni lalu mengatakan "perang telah berakhir" atau "operasi militer telah selesai", faktanya seluruh konflik dan permusuhan AS dengan Iran masih membara hingga akhir Juli 2026 ketika Senat AS masih memperdebatkan kewenangan Presiden Donald Trump untuk melanjutkan perang melawan Iran....
PDRM cek CCTV KLIA usai pilot Malaysia Airlines Mohd Saufi bin Othman ditangkap bawa 70.114 butir ekstasi dan sabu ke Indonesia....
Trita Parsi menilai penunjukan Mohsen Rezaei di Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran menunjukkan ketidakjelasan besar dalam sistem politik Iran....
Kategori Terkait
Peringkat Populer
Tautan Sahabat