Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-16 23:22:22

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei menyampaikan dukungan teguh Teheran kepada milisi Hizbullah Lebanon dengan memuji pendirian kelompok tersebut melawan Israel. Dalam surat untuk Sekretaris Jenderal Hizbullah Sheikh Naim Qassem, pemimpin berusia 56 tahun itu menegaskan tidak ada jalan lain selain jihad dan perlawanan sembari mengaitkan berakhirnya konflik Iran-Amerika Serikat (AS) dengan penghentian total operasi militer Israel di Lebanon.
Mojtaba menyatakan bahwa Teheran memandang pembelaan para milisi Hizbullah Lebanon sebagai mandat strategis dan menyerukan penghentian total agresi Israel terhadap Lebanon sebagai syarat untuk kesepakatan apa pun guna mengakhiri perang Iran-AS. Surat tersebut merupakan respons atas surat Hizbullah yang menyatakan kesetiaan kepada Republik Islam Iran, dengan pernyataan tegas, "Tidak ada jalan lain selain jihad dan perlawanan terhadap Amerika Serikat dan Israel."
"Saat ini, ketika bangsa-bangsa di dunia telah muak dengan tirani dan penindasan pemerintah AS dan Zionis kriminal, yang merupakan penghancur kehidupan dan generasi, tidak ada jalan keluar selain jihad dan perlawanan," bunyi penggalan surat Mojtaba. Lebih lanjut, Mojtaba mengeklaim kelompok milisi Lebanon tersebut berdiri bak "batu karang yang tak tergoyahkan" sebagai pelopor kelompok-kelompok yang terlibat dalam jihad melawan agresi Israel, dan keteguhan ini menjadi pesan inspiratif bagi perjuangan bangsa-bangsa bebas di dunia untuk pembebasan dari arogansi global.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menegaskan AS tidak akan diizinkan menentukan waktu perang dan damai. Dalam konferensi pers di Teheran pada hari Senin, Baghaei ditanya tentang klaim Teheran dan respons AS terhadap rencana Pakistan dan Qatar untuk negosiasi mengakhiri perang Amerika-Iran.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat