Diterbitkan oleh Penulis
Tanggal Terbit: 2026-09-17 00:00:46

Program deradikalisasi yang dijalankan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) terus menunjukkan hasil nyata melalui pemberdayaan ekonomi yang mendorong Mitra Deradikalisasi atau mantan narapidana terorisme mampu membangun usaha mandiri di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan. Program hasil kolaborasi BNPT, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas), Densus 88 Antiteror Polri, dan PT Sang Hyang Seri (SHS) ini sukses mendorong para mantan napiter menjadi pelaku usaha produktif di ketiga sektor tersebut.
Keberhasilan kolaborasi tersebut ditunjukkan melalui panen hasil budidaya di kawasan Sukamandi, Kabupaten Subang, Jumat (31/7/2026). Program ini menjadi contoh bahwa pendekatan pemberdayaan ekonomi mampu memperkuat reintegrasi sosial sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional. Kepala BNPT Eddy Hartono mengatakan, pemberdayaan ekonomi merupakan tahap penting dalam proses deradikalisasi agar para mantan napiter memiliki kehidupan yang mandiri setelah kembali ke masyarakat.
"Program ini merupakan tindak lanjut deradikalisasi melalui reintegrasi sosial. Kami mengembangkan aspek kewirausahaan agar saudara-saudara kita yang pernah terpapar dapat kembali produktif dan diterima masyarakat," ujar Eddy. Keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama BNPT, Kemenimipas, Densus 88 AT Polri, dan PT Sang Hyang Seri yang secara berkelanjutan mendampingi Mitra Deradikalisasi sejak menjalani pembinaan hingga kembali ke lingkungan sosial.
Konten Terkait
Baca Acak
Peringkat Populer
Tautan Sahabat